Tuesday, 24 February 2015

Debu

Bagai debu yang berterbangan. Ada. Tapi tak nampak. Terbang terbawa angin tanpa arah. Sesekali menempel di bangku, meja, atau jendela. Tiada yang peduli. Bahkan seringkali dihapus tak bersisa. Memang seringkali tiada guna.

Tapi tiada yang tak berarti di dunia ini. Akan ada yang membutuhkannya bila debu itu terjaga suci. Bila air tiada mengalir, bila air sulit ditemui, debu akan bermanfaat tuk tayamum menyucikan diri.

Ingatlah, jangan pernah remehkan dirimu. Siapapun engkau. Dimanapun engkau. Tetaplah berdiri. Jadilah bermanfaat bagi orang lain, meski terkadang kau diabaikan.

#NoteToMySelf :')