Friday, 23 January 2015

Lirik Lagu / Puisi : Takut

Takut

By: Tirr

Beban yang menyiksaku
Memberatkan hati, mengusik diri
Bagaimana ku menghadapi
Bila ku slalu takut dan tak punya nyali

(*)
Lelah ku begini
Penat hati ini

Reff:
Ku ingin bisa menghadapi
Semua tantangan yang terjadi
Tapi apa daya aku tak berani
Ku selalu sembunyi dan berlari pergi

Gelisah yang tak menentu
Rasa takut menghantui setiap waktu
Benci diriku begini
Lenyaplah semua rasa sakit ini

Back to (*) (Reff)

__________________

Lagu ciptaan sendiri lagi. Hahaha. Tapi sayang, gak bisa main musik, jadi gak bisa menuliskan dan memainkan melodinya. Nada lagu ini hanya aku dan Allah yang tahu. Hahaha....

Thursday, 22 January 2015

Lirik Lagu Seumur Hidupku - Ellie

Seumur Hidupku


Dia tertidur lelap disampingku
Wajah dan nafasnya, oh begitu tenang
Apakah dia sedang bermimpi
Mungkinkah ada aku

Reff:
Akan ku buat sedekat-dekatnya kau dan aku
Meski tak mudah kau adalah cinta yang ku mau
Seumur hidupku

Waktu yang telah habis hari ini
Menyita energi dan fikiranmu
Oh tidurlah, tidurlah
Biar ku menjagamu

(Reff)

Kau cobalah memahami
Banyak jalan untuk kita
Seandainya bukan aku takdirmu, pergilah

(Reff)

____________________

Nemu lagu lama. Suka lagu ini jaman SMP kelas 1. Waktu itu jadi soundtrack sinetron Disini Ada Cinta. Dari dulu gak tau siapa yang nyanyi dan apa judul lagunya. Pas habis beres-beres lemari, ketemu catetan lirik lagu ini, yang aku tulis sambil dengerin dari TV dulu. Sekarang jadi penasaran nyari lagu ini lagi. Kalau mau denger dan download silahkan
 >>> DISINI <<<

Wednesday, 21 January 2015

Benci dengan diri ini. Begitu lemah. Terlalu lemah malah.
Aku sendiri bingung masalahnya dimana. Tapi hati ini sering tak tenang.
Terlalu takut.
Takut apa, aku tak tau.
Menggelisahkan sesuatu yang entah apa.
Hal yang belum pasti terjadi pun sudah membuatku takut dan gelisah.
Paranoid? Entahlah.
Benarkah kalau kusebut diriku lemah?
Benarkah kalau kusebut diriku penakut?
Atau parahnya aku justru seorang pengecut?
Sungguh, aku tak tau.
Yang jelas, aku benar-benar benci perasaan yang sering muncul dan menyiksaku ini.
Dan aku tak tahu bagaimana mengendalikannya.

Surat/Puisi Cinta Matematika

Surat / Puisi Cinta LDR Matematika


Taukah kau isi hatiku? Taukah kau seberapa besar volume cinta dalam hatiku? Izinkanlah aku mengungkapkan semuanya melalui surat ini.

Sayang...
Meskipun kau bagai bilangan imajiner yang tak nyata, tapi kau selalu menjadi modus dalam fikiranku. Jarak tak terhingga bagai Tangen 90 yang memisahkan kita, takkan mampu memisahkan hati kita karena jarak hatiku dan hatimu bagai limit x mendekati 0. Rasa suka, cinta, dan sayangku padamu telah membentuk deret geometri dengan jumlah tak terhingga.

Sayang, taukah kau akan semua itu?
Apakah kau disana juga merasakan hal yang sama denganku? Ku harap kau hanya memetakan hatimu pada hatiku. Dan ku harap kau takkan mengingkarkan cintamu dan mendeferensialkan sayangmu padaku. Jangan sampai grafik cinta kita menjadi fungsi turun. Memang terkadang muncul keraguan padaku. Namun, selalu ku eliminasi perasaan buruk itu karena aku percaya kamu.

Sayang...
Meskipun kita tak pernah bertemu seperti persamaan garis sejajar x+2y-2=0 dan x+2y-4=0, tapi aku akan selalu setia untukmu. Meski kita tak pernah tau seberapa besar peluang kita tuk bertemu, tapi aku yakin saat itu pasti akan datang. Semoga cinta kita dapat seperti Sinus kuadrat Alpha + Cos kuadrat Alpha, akan selalu menjadi satu.


___________________________

Hahahah.... Ketemu kertas ini pas kemarin beres-beres lemari. Ini tugas Matematika waktu kelas 3 SMA, disuruh oleh Bu ZeHa, guru Matematika yang killer tapi menyenangkan. Jaman itu, pas bikin tugas ini bayangin si doi. Yah, jadi beginilah jadinya isi suratnya. Hahaha.... Tapi kenyataan tak seperti yang tertulis. Alhamdulillah, semua sudah berakhir.

Tuesday, 13 January 2015

Gelisah

Benci saat-saat dimana detak jantung terasa tak beraturan, hati merasa gelisah, takut yang muncul tiba-tiba. Entahlah, rasanya pun sulit dijelaskan. Ingin teriak sekeras-kerasnya, ingin lari sekencang-kencangnya. Berharap perasaan aneh ini menghilang, lenyap. Menangis pun tak mampu menenangkan. Diceritakan juga tak tahu harus mulai darimana. Tak tahu perasaan ini apa dan kenapa. Kegelisahan, kecemasan, ketakutan, tak tenang. Semua persaan yang sering muncul menghantui. Lelah, penat, benci. Ingin kosongkan hati, kosongkan pikiran. Ingin tenang, ingin nyaman. Harus kemana, harus bagaimana. Entahlah.

Saturday, 3 January 2015

#20factsaboutme tirr_tiarra

#20factsaboutme

  1. Nama lengkap Tiara Dwinanda, cuma 2 kata. Tapi males banget orang sering salah nulis jadi 3 kata.
  2. Dipanggil Tia (keluarga dan sekitar rumah), Tir/Tiara (temen-temen dari SD sampe SMA), tapi pas kuliah berubah jadi Ayak (berawal dari Rika yang mulai manggil gitu. Awalnya gak suka banget dan males banget dengernya, tapi lama-lama.... Ya udahlah).
  3. Suka warna merah. Suka banget.
  4. Hobi nonton TV. Hampir semua waktu luang dihabiskan di depan TV. ~Sejak kerja, boro2-boro sempat nonton. Seharian di kantor, pulang pun capek. Tetap di depan TV, tapi gak banyak nonton. Entah acara yang kurang menarik, atau hape yang jauuuh lebih menarik, atau rasa capek yang lebih mendominasi hingga ujung-ujungnya ketiduran. Hahaaa.
  5. Dari kecil cita-cita mau jadi guru. Tapi kuliahnya gak sesuai. Mungkin nanti bisa jadi dosen. Aamiin.  Lebih penting lagi jadi guru bagi anak-anakku kelak. Aamiin. ~Udah gak mungkin kayaknya jadi guru atau dosen, sekarang udah gabung Polsuspas. Alhamdulillah, bangga bisa menjadi bagian dari Kemenkumham.
  6. Lagi belajar istiqomah menjadi Muslimah syar'i dan Jomblo Mulia. Aamiin.
  7. Kopites. Fans Liverpool karena julukan clubnya The Reds. Sesuai dengan fakta nomor 3.
  8. Ini nomor favorit karena nomor punggungnya Steven Gerrard.
  9. Pemalu dan penakut banget dengan orang dan suasana baru. 
  10. Kalau dengan orang yang sudah akrab banget dan udah nyaman banget, fakta nomor 9 tidak berlaku. Bisa gokil luar biasa.
  11. Lebih milih jalan kaki daripada mesti naik ojek. Tahan jalan kaki jauh.
  12. Suka jalan-jalan ke mall atau toko buku sendirian. Bisa bebas mondar-mandir ngikutin kaki sampe capek sendiri. ~Sekarang udah jarang banget jalan sendirian. Udah jarang banget nge-mall. Jarang banget keluar rumah selain kerja.
  13. Suka masak walau jarang masak dan gak bisa masak. Lebih tepatnya maen masak-masakan. :D
  14. Gampang Ge-eR atau salting, agak sengak, songong, sotoy, cuek di sikon tertentu.
  15. Suka nulis kalo lagi mood nulis, suka gambar kalo lagi mood gambar.
  16. Termasuk introvert, tertutup, gak pandai bicara, gak pandai bersikap.
  17. Lebih banyak jadi pendengar daripada pencerita.
  18. Banyak banget hal yang masih diurusin dan ngandalin orang tua. :(
  19. Mudah banget gelisah. Kalau ada masalah sekecil apapun yang mengganjal pasti langsung kepikiran. :(
  20. Punya berjuta khayalan di dalam benak yang sebagian besar tak bisa terungkapkan dengan kata-kata, baik lisan maupun tulisan. Dalam pikiranku gak pernah berhenti bicara.
Yah, itulah #20factsaboutme. Saat ini itulah yang kepikiran untuk ditulis. Mungkin nanti-nanti kalo terlintas hal lain, mungkin akan diedit dan ditambahi. (Ini pun udah berapa kali revisi) Hahaha.... Kalo cuma baca ini, mungkin gak tepat atau gak sesuai dengan pribadi asliku. Yah, karena penilaian orang beda-beda. Tapi kalo aku menilai diriku sendiri, yah begitulah hasilnya. Oke. Segini aja. Cek fb, twitter, ig ku kalo mau kenal lebih banyak (emang penting kenal sama aku? siapa gue?) Hahahah......

Friday, 2 January 2015

Aku tersasar ke jalan yang benar. Entah angin apa yang membawaku hingga kesini. Tapi aku justru takut untuk melangkah. Tiada yang ku kenal disini. Ku lihat banyak orang di depan sana. Tapi aku tak sanggup mengejarnya. Sudah ku coba untuk terus menapakinya. Tapi kaki ini lebih memilih untuk berbalik arah. Yah, aku menyerah. Aku akan kembali ke jalanku sendiri saja. Bukan jalannya yang salah. Hanya saja aku yang terlalu lemah dan tak berani melangkah lebih jauh kesana. Aku tak memiliki banyak bekal persiapan. Mungkin nanti saat aku telah membawa cukup bekal, aku akan kembali ke jalan ini. Bahkan akan ku ajak yang lain. Insyaa Allah. Aamiin....