Wednesday, 24 December 2014

Kecanduan Fanatik TV

Terlalu fanatik dengan Televisi, TV, Teve, Tivi, atau apalah sebutan lain. Hampir sebagian waktu dihabiskan di depan TV. Dari melek mata bangun tidur sampe mejem tidur lagi. Apalagi kalo hari libur di rumah aja. Apa aja yang dilakuin? Yah cuma nonton TV. Suka gak suka, bagus gak bagus acaranya, tetep aja di depan TV. Apalagi kalo suka banget acaranya, tambah gak bisa berpaling. Bahkan terkadang mau pergi jalan-jalan atau melakukan hal lain pun rasanya berat kalo bertepatan dengan acara yang disukai. Sayang kalo kelewatan acaranya.

Benar-benar sudah menjadi hobi. Bahkan jika ada kolom hobi di formulir biodata dan sejenisnya, pasti diisi hobinya nonton TV. Entah pantaskah dibilang hobi. Rasanya hobi seharusnya mendatangkan manfaat. Sedangkan ini? Entahlah. Beberapa acara memang menambah wawasan. Tapi selebihnya, mungkin hanya sekedar hiburan tak bermakna.

Mungkin seharusnya jadi artis biar sering berhubungan dengan TV. Ah, tidak. Takkan ada waktu lagi untuk menonton TV. Atau lebih baik jadi pengamat TV atau anggota KPI. Memangnya pekerjaan mereka hanya menonton TV aja? Entahlah.

Sudah terlalu kecanduan. Mungkin karena kurang kerjaan? Sebenarnya tidak. Ada banyak kegiatan lain yang lebih penting. Tapi daya tarik TV terlalu mengikat. Tak lagi bisa beranjak. Lelah terkadang. Tapi tetap aja. Mungkin harus cuci otak. Yah, andai aja bisa.

Thursday, 18 December 2014

Berakhir atau Terus Berlanjut

Saat membaca buku atau menonton film yang sangat menarik bagimu, kau pasti akan sangat penasaran menantikan bagaimana kisah selanjutnya dan bagaimana kisahnya akan berakhir. Tapi ketika kita sudah sampai di penghujung kisahnya, kita akan merasa tak ingin berakhir. Lalu harus bagaimana kisah si aktor. Haruskah berakhir atau terus berlanjut. Tapi kalau terus berlanjut begitu, berarti sebuah kisah takkan pernah ada ujungnya. Akankah akan tetap menarik jika terus-menerus begitu. Atau lebih baik biarkan saja berakhir, lalu kau bisa mengulang kisahnya saja dari awal kembali. Tapi akankah juga masih tetap menarik bila berulang-ulang kali. Ah, entahlah. Terkadang memang membingungkan. Buku atau film yang menarik akan sangat menarik bila tak segera habis. Tapi juga akan menjadi membosankan bila kisahnya terlalu dipanjang-panjangkan. Jadi, menurutku lebih baik akhiri saja secukupnya. Secukupnya pasti membingungkan seperti apa. Intinya sih berakhir saja sebagaimana mestinya kisah itu akan berakhir. Kisah yang menarik tentu akan meninggalkan kesan. Nah, kesan itulah yang takkan berakhir di benak kita. Jadi, takkan menjadi membosankan kan. Yah, mungkin.

Tuesday, 16 December 2014

Cerpen : Calon Kekasih untuk Rina

"Nak, bagaimana kabar dia sekarang?"

Makan malam baru saja dimulai. Tapi tanpa tedeng aling-aling ayah bertanya tepat saat Rina akan memasukkan suapan pertama ke mulutnya. Ibu dan adiknya hanya terdiam memandang keduanya. Rina tentu tahu siapa dia yang dimaksud ayahnya. Ia mengurungkan niat untuk menyuapkan makanan ke mulutnya. Rina terdiam sejenak menatap sang ayah yang masih bisa dengan santainya mengunyah makanannya, seolah tak menyadari pertanyaan tersebut telah merusak suasana makan malam.

"Yah,...." Rina baru akan menjawab pertanyaan ayah, tapi ibu segera memotongnya.

"Makanlah dulu, Nak."

Ibu tahu jika pembicaraan suami dan putrinya ini diteruskan, maka makan malam hari ini akan menjadi debat kusir ayah dan anak. Ibu tidak mau putrinya kehilangan selera makan dan tak mau menyantap makanannya. Ibu melirik ayah sekilas, seolah memberikan isyarat untuk melanjutkan pembicaraan nanti seusai makan malam.

Selanjutnya, hanya denting sendok dan piring beradu sesekali terdengar. Semua anggota keluarga hanya diam menyantap makanan masing-masing. Permasalahan ini memang cukup genting. Rina, gadis yang sudah berusia awal kepala tiga ini tak kunjung dinikahi kekasihnya setelah hampir tujuh tahun mereka bersama. Hal inilah yang membuat ayah mengkhawatirkan putrinya. Apalagi Dika, adik Rina, sudah berencana untuk menikah dengan pacarnya dalam waktu dekat.

Sebenarnya Rina tak mempermasalahkan bila adiknya melangkahinya. Tapi ayah tidak mau keluarganya menjadi bahan gunjingan tetangga. Bukannya ayah tak mau membantu mencarikan jodoh untuk Rina. Beberapa kali ayah mencoba mengenalkan anak teman-temannya, tapi Rina tetap saja menolak. Ia masih saja menunggu kekasihnya di belahan bumi yang jauh di sana, Amsterdam.

Nico, kekasih Rina pergi melanjutkan kuliah S2 nya disana empat tahun lalu dan berjanji akan segera kembali dan menikahi Rina setelah ia lulus. Nico sudah lulus dua tahun lalu, tapi belum juga kembali hingga sekarang. Rina hanya bisa menunggu. Beberapa kali ia sering menanyakannya, tapi Nico tidak memberikan jawaban yang pasti. Ia mendapatkan pekerjaan disana, sehingga menetap disana dan tidak tahu kapan akan kembali. Komunikasi mereka akhir-akhir ini juga semakin jarang. Email yang dikirim Rina jarang mendapat balasan dari Nico. Entah karena ia terlalu sibuk atau apa.

Makan malam telah selesai. Pembicaraan yang tertunda tadi pun dilanjutkan di ruang keluarga. Ayah, ibu, Rina, dan Dika sudah berkumpul dan tampak tegang. Rina memulai pembicaraan.

Wednesday, 10 December 2014

Pacaran Bukanlah Usaha Mencari Jodoh

Untukmu yang sudah memilih jalan ini. Pilihan untuk menjadi seorang jomblo mulia. Untukmu yang telah melindungi diri dan menjauhi zina. Pernahkah seseorang temanmu atau keluarga berkata seperti ini, "Jodoh itu harus dicari, diusahain. Kalo diem aja gak bakal dapet." Pernah denger yang seperti itu? Atau itu muncul dalam benakmu sendiri?

Ya, aku pun pernah mengalami. Seorang teman pernah mengatakan demikian. Dan terkadang ada juga terlintas di pikiranku sendiri. Lalu harus bagaimana? Mengikuti jalan merekakah? Mengikuti jejak mereka mendekati zina dengan cara pacaran? Oh, tentu tidak.

Memang betul, jodoh gak akan didapatkan kalo kita cuma berdiam diri. Tapi, apa lantas cara kita mendapatkannya adalah dengan cara pacaran? Kita tentu ingin mendapatkan yang terbaik. Lalu mengapa menggunakan cara yang tidak baik, bahkan dilarang Allah?

Cara terbaik adalah dengan cara memantaskan diri, memperbaiki diri kita, mendekatkan diri kepada-Nya. Semua itu merupakan usaha. Bukankah yang mengatur jodoh adalah Dia. Jadi memohonlah pada-Nya.

Yang pacaran juga belum tentu sampai ke pelaminan. Yang dapet galau doang, yang dapet sakit doang, bahkan yang kehilangan kehormatan sih.... BUANYAKKK. Tapi kalo kita memperbaiki diri dan mendekatkan diri pada-Nya, insyaa Allah Dia juga akan mendekatkan yang terbaik untuk kita. Gak perlu tuh galau-galauan, patah hati, dan mewek-mewek segala.

Jadi yang udah pacaran harus gimana? Gak ada kata terlambat untuk mengakhirinya. Atau kalau udah siap, ngomong deh sama wali, minta izin ke KUA biar SAH. Kalau udah halal, ya udah aman.

Jadi, buat para Jomblo Mulia insyaa Allah kita semua istiqomah. Dan buat yang masih pacaran atau para jomblo ngenes yang sering galau-galauan, udah akhiri aja. Allah sudah nyiapin yang terbaik, asal kita juga mau berubah menjadi lebih baik.

#UdahPutusinAja
Istiqomah being #JombloMulia
#JoSH - Jomblo Sampai Halal
No Khalwat Until Akad
Being lonely because of Allah is another kind of a Beauty.

Monday, 8 December 2014

Puisi : Halaman Terakhir

Halaman Terakhir


Kukira semuanya belum berakhir
Tapi ternyata sudah melewati halaman terakhir
Akankah ada serial selanjutnya
Atau inilah akhir kisahnya
Tak pernah terfikirkan
Kemana si aktor utama
Semua menghilang tak berjejak
Tapi beginilah seharusnya
Untuk apa masih membuka buku yang sudah usai dibaca
Akhir ceritanya tak jua kan berubah
Bisakah kukoyak saja halamannya
Agar tak ada akhir dari kisah
Atau harus kutulis lagi kelanjutannya
Biar bisa diatur sesukanya
Lelah kutatap buku ini
Tak lagi berkata
Tak lagi bercerita
Harusnya ku cari buku lain
Yang akan bercerita lagi
Tapi akankah lebih menarik
Atau justru hanya akan membosankan
Tiada yang tahu kisahnya tanpa membuka lembaran halaman
Akhirnya kusudahi saja
Kututup buku dan kusimpan saja dalam lemari.

Sunday, 7 December 2014

Pernikahan

Bismillahirrahmanirrahim.


PERNIKAHAN ADALAH PERISTIWA PERADABAN

Pernikahan itu seperti kematian, ia tak dapat diprediksi namun wajib untuk disiapkan. 
Pernikahan itu seperti kematian, ia tak perlu dibicarakan namun ia pasti akan datang.
Kita seringkali menganggap pernikahan itu adalah peristiwa hati. Padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban.
Ini bukan hanya tentang dua manusia yang saling mencinta lalu mengucap akad. 
Ini peristiwa peradaban yang mengubah demografi manusia.

Pernikahan adalah sayap kehidupan. Rumah adalah benteng jiwa. Jika di rumah kita mendapat energi memadai, di luar rumah kita akan produktif.
"Sakinah" bukan cuma "tenang". Ia berasal dari kata "sakan" yang artinya "diam/tetap/stabil". Maka ia tenang karena stabil, bukan lalai.
Sakinah: ketenangan yang lahir dari kemantapan hati. Manusia menjadi tenang saat kebutuhan-kebutuhannya terpenuhi secara komperhensif.
Al-Qur’an menjelaskan: "Kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya". Air (mani): sumber stabilitas dan produktifitas. Hakikat pernikahan tidak bisa dipelajari dari manapun. Learning by doing. 
Islam arahkan menikah muda agar penasaran itu cepat terjawab. Agar setelah "rasa penasaran" itu terjawab, perhatian seseorang bisa lebih banyak tercurah dari urusan biologis ke intelektualitas-spiritualitas.

Tidak perlu takut terhadap beban hidup, yang perlu dilakukan hanya mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun terlahir setelah melewati gelombang-gelombang samudera.
Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yang benar tentang cinta. Dorongan untuk terus memberi pada yang kita cintai.
Hubungan yang terbina bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spiritual-rasional. Karena keluarga ini adalah basis sosial terkecil untuk membangun peradaban.

[Khutbah pernikahan anak Ust. Tate Qomaruddin oleh Ust. Anis Matta]

*****

Masih teringat jelas, beberapa tahun yang lalu. Beberapa hari menjelang pernikahannya, seorang akhwat yang sudah aku anggap sebagai mbak di kampus mengatakan demikian:

Wednesday, 3 December 2014

21 Tahun

21 tahun.
Bukan lagi seorang remaja. Apalagi anak-anak.
Merasa masih bocah ingusan yang tak mengerti apa-apa.
Waktuku yang telah berlalu, masih begitu banyak dosa dan sedikit amal ibadah. Astaghfirullah. :'(
Entah hingga kapan umurku yang tersisa. Masihkah aku akan menyia-nyiakannya. Astaghfirullah. :'(
Ampunilah dosa dan khilaf hamba di masa lampau ya Allah. Jangan jadikan sebagai pemberat hidupku.
Bantu hamba ya Allah. Kuatkan hamba. Engkau-lah Sang Pembolak-balik hati. Istiqomahkan hamba selalu di jalan-Mu. Memperbaiki diri agar sesuai dengan aturan-Mu.
Ijinkan hamba membahagiakan ibu dan ayah, membahagiakan orang-orang yang menyayangiku, memohon maaf pada orang-orang yang pernah tersakiti, menjadi orang yang berguna di agama-Mu ya Allah.
Astaghfirullahal'adzim. Astaghfirullahal'adzim. Astaghfirullahal'adzim.
Allahu la ilaha illahu wa al-hayyul qoyyum wa atubu ilaih.
Aamiin ya Robbal 'alamin.


Monday, 1 December 2014

Cerpen Islami : Niqab

Niqab


Aku berdiri di depan cermin menatap diri. Tanganku bergetar menggenggam selembar kain. Kutatap lagi diri ini lebih dalam. Meyakinkan hati. Sudah siapkah aku? Berkali-kali kupandang kain ini dan diriku di dalam cermin. Bismillahirrahmannirrahim. Dengan menyebut nama Allah, kuikatkan kain ini menutupi wajahku.

Kutatap lagi diriku di dalam cermin. Khimar, jilbab, dan sepasang bola mata. Sejak hari ini aku memutuskan untuk menggunakan niqab.

Kulangkahkan kaki keluar kamar menemui ibu dan bapak. Kucium tangan mereka memohon ridhonya. Setelah perbincangan serius semalam, walaupun sempat melarang, tapi Alhamdulillah akhirnya ibu dan bapak mengizinkanku memakai penutup wajah ini.

Aku tahu keputusanku ini mempunyai begitu banyak dampak. Bahkan cibiran tetangga sudah sering mampir di telinga karena jilbabku yang panjang. Entah apalagi yang akan mereka bincangkan setelah kututup sebagian wajahku ini. Tapi aku tak peduli cibiran mereka karena semua ini kulakukan hanya untuk mentaati perintah Allah swt dan mengikuti sunnah Rasul. Allah pasti akan memberikan kekuatan kepadaku untuk menghadapi pandangan orang lain.

Sejarah Hape-hape yang Kupakai

Beberapa bulan lalu kurang produktif menulis. Lagi banyak tugas dan lagi gak ada hal yang bisa diceritan. Otaknya lagi gak encer dan gak kreatif.

Kali ini iseng-iseng aja, mau cerita tentang sejarah hape aku. Hahaahh....

  1. Pertama punya hape pas kelas 3 SMP semester 2. Setelah sekian lama banget ngebet pengen punya, tapi kata ortu tunggu udah SMA baru dibeliin. Sampe nekat mau beli pake uang tabungan sendiri. Tapi untungnya akhirnya dibeliin juga. Hape pertama aku adalah Nokia 6300.
  2. Pas SMA kelas 2, mulai punya dua nomor. Karena rempong mesti gonta-ganti kartu, jadi minta beliin hape lagi biar punya dua. Waktu itu beli hape yang murah aja, 500ribuan. Hape Nokia 2630. Awalnya dibeliin pake duit ortu dulu dan bilang nanti diganti pake duit tabunganku. Tapi ujung-ujungnya gak kubayar. Hahhaaha... Alasannya karena si Mas juga dibeliin hape baru karena hape lamanya rusak. Jadi biar imbang.
  3. Kemudian pas kelas 3 dapet musibah, hape Nokia 2630 itu dijambret. Jadi hape tinggal satu doang. Tapi hape aku yang pertama udah mulai gak layak pakai. Baterai udah kembung jadi cepet banget lowbatt. Ditambah lagi pernah kerendem air di dalam tas karena botol minum tumpah, jadi makin parahlah rusaknya. Pengen minta beliin hape lagi, tapi gak dikasih. Beli pake duit tabungan, ahh sayang. Tapi untungnya hape Mas yang dulu beli barengan itu nganggur karena dia udah beli yang baru lagi. Jadi aku dapet lungsuran hape LG C3. Lumanyan. Kebetulan memang kepengen hape qwerty, karena lagi musim. Hahahahh...
  4. Sampe kuliah masih pake hape itu. Tapi karena beberapa tombol mulai susah banget dipencet, jadi mulai cari-cari hape tambahan, biar punya dua lagi. Akhirnya beli Nokia Asha 303, warna merah tentunya. Dan ini pertama kalinya beli hape pake uang tabungan sendiri.
  5. Makin lama tombol hape LG makin bikin nyesek. Jempol sering pegel-pegel karena susah mencet tombol-tombolnya yang mulai rusak, jadi cari penggantinya. Kali ini cari hape murah aja, sekedar untuk SMSan. Jadi beli hape Nokia 100, cuma 200ribuan.
  6. Lalu aku dapet rejeki menang lomba edit foto #AntiMiras juara pertama. Dan hadiahnya adalah Samsung Galaxy Y. Androidku yang pertama nih.
  7. Baru 3 bulan pakai android, mulai ngerti android dan mulai ngerasa enak dengan berbagai aplikasinya yang bermacam-macam, tapi sayangnya terhalang memory yang kecil. Jadi cari-cari hape lagi. Nyari harga android yang masih bisa terjangkau oleh duit tabungan. Beralih ke Samsung Galaxy Ace 2. 
  8. Udah ganti tapi ternyata memorynya masih gak memadai. Hampir setahunan pakai Ace 2 itu, aku mulai mikir cari pengganti lagi. Akhirnya beli Samsung Galaxy Mega 5.8. Yang kali ini lumayan nguras tabungan. Agak berat sih, tapi berharap yang kali ini bakalan awet sampe punya anak. Udah cukup gak usah gonta-ganti lagi. Hahahaahh.
Yaps, begitulah pergantian hapeku dari pertama kali punya hape pas SMP, sampe hape yang sekarang aku pake untuk nulis ini. Hahahaah....

Lalu kemana hape-hapeku yang dulu? Hape Nokia 6300 udah dijual ke kawan kampus. Entah apa kabarnya, mungkin udah ngebangkai disana. Hape Nokia 2630 entah dipake si jambret atai dijualnya ke pasar/orang lain. Hape LG C3 nganggur aja. Pernah diberes-beresin entah sekarang diletakkin dimana. Hape Nokia 100, sejak punya Galaxy Y jadi nganggur aja. Padahal baru 3 bulan pakai. Akhirnya dijual ke tetangga depan rumah. Dan Galaxy Ace 2, dilungsurin ke ibu. Sebenernya dibeli sih, jadi buat tambah-tambahan beli Galaxy Mega ini. Dan sekarang Nokia Asha 303 dan Galaxy Mega 5.8 ini yang masih dipakai.

Lirik Lagu Pergilah Cinta - Elkasih

Pergilah Cinta - Elkasih


Saat kau bertanya padaku
Cintakah diriku padamu
Yang selalu menemaniku
Selama ini

(*)
Dan ku sadari
Bahwa ku pun tak pernah bisa
Untuk memberi semua
Yang kau minta

Reff:
Oh.... pergilah cinta
Kejarlah semua mimpimu
Doaku kan selalu bersama
Setiap tetes air mataku

Dan ku mohon kepadamu
Lupakan semua tentang aku
Ku tak ingin memberatkan langkahmu
Ku ingin kau bahagia slamanya

Bukan ku tak cinta
Tetapi ku belum tahu
Kemana langkah kakiku menbawaku
Sungguh ku tak tahu

(*) (Reff)

Lirik Lagu Segala Bayangmu - Ornito Band

Segala Bayangmu - Ornito


Senja di sore itu
Menemani kepergianmu
Saat kau ucap kata
Kau tak lagi bersamaku

Perih yang kurasa
Mungkin takkan pernah kau duga
Cinta yang dulu ada
Kini telah kau bawa

Cinta jangan tinggalkan aku
Karena takkan pernah ada
Cinta selain dirimu
Jika kau tinggalkan aku
Sanggupkah diriku menghapus
Segala bayangmu oh kekasihku
Kembalilah


>> DOWNLOAD LAGU <<

Monday, 17 November 2014

Lirik Lagu Sandaran Hati - Letto

Sandaran Hati

By: Letto

Yakinkah ku berdiri
Di hampa tanpa tepi
Bolehkah aku mendengarMu
Terkubur dalam emosi
Tanpa bisa tersembunyi
Aku dan nafasku merindukanMu
Terpuruk ku di sini teraniaya sepi
Dan ku tahu pasti Kau menemani
Dalam hidupku
Kesendirianku

Teringat ku teringat
Pada janjiMu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri
Ku lakukan sepenuh hati
Peduli ku peduli
Siang dan malam yang berganti
Sedih ku ini tak ada arti
Jika Kaulah sandaran hati
Kaulah sandaran hati

Inikah yang Kau mau
Benarkah ini jalanMu
Hanyalah Engkau yang ku tuju
Pegang erat tanganku
Bimbing langkah kakiku
Aku hilang arah tanpa hadirMu
Dalam gelapnya malam hariku



Salah satu lagu band Letto yang pernah populer jaman-jaman aku SMP mulai aku sukai lagi beberapa hari ini, karena baru tahu makna sesungguhnya dari lagu ini. Sebelumnya mikir ini hanya lagu-lagu cinta buat kekasih, tapi setelah googling ternyata maknanya sangat religius banget. Kalian bisa nanya sama mbah google tentang makna lagu Sandaran Hati-Letto dan beberapa lagu Letto yang lainnya. Aku telat banget taunya. Hahaha.....

Yang mau denger lagi lagunya bisa >> DOWNLOAD DISINI <<

Wednesday, 1 October 2014

Diskusi Ngobrol Bareng SPJ Palembang

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah hari Minggu tanggal 28 September yang lalu, forum diskusi Ngobrol Bareng SPJ Palembang di Waroeng Steak & Shake KI-Merdeka berjalan dengan lancar. Meskipun mulainya acara agak terlambat dari waktu yang telah dijadwalkan, yaitu 12.30 WIB. Mungkin memang sudah mendarah daging kebiasaan jam karet di masyarakat kita kebanyakan. Selain itu, jumlah peserta diskusi juga kurang dari jumlah yang ditargetkan, yaitu 30 orang. Tapi ini justru membuat acara ini jadi semakin eksklusif, karena bisa jadi lebih fokus ke setiap peserta.

Sesuai judulnya, "Ngobrol Bareng SPJ Palembang" adalah acara diskusi, sharing, atau istilah masa kininya curhat-curhatan. Sambil makan siang bersama, kita semua ngobrol-ngobrol santai masalah jilbab. Permasalahan dan suka duka yang dihadapi dalam berjilbab syar'i. Dari lebih kurang 9 anggota SPJ dan 11 orang peserta diskusi, beberapa kisah perjalanan mereka menuju syar'i bener-bener membuat merinding. Bukan karena menyeramkan atau menakutkan, tapi justru menyentuh hati dan menginspirasi. Mulai dari yang dulunya tomboy kini menjadi akhwat yang cantik menawan, pernah dijauhi teman gara-gara jilbab lebar, ditentang calon pendamping, masih menguatkan hati untuk istiqomah berjilbab setiap hari, hingga mendapatkan hidayah setelah merasakan hidup di dalam bui.

Bagaimana dengan kisahku? Hahaha.... Sungguh tak seberapa dibandingkan mereka. Disana aku tidak bercerita apa-apa. Seperti biasa, karena mulutku memang sulit berkata. -___-" Lagipula mungkin tidak ada yang menarik dari perjalanan jilbabku. Wallahu'alam saat ini penampilanku sudah pantas dikatakan syar'i atau belum. Yang pasti aku masih selalu berproses menuju syar'i.

Pertama kalinya aku berjilbab, mungkin lebih tepatnya berkerudung, yaitu sejak kelas 1 SMA.

Thursday, 25 September 2014

Ngobrol Bareng SPJ Palembang

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hai shalihat.... SPJ Palembang punya acara Minggu ini. Penasaran???

Buat para akhwat yang punya masalah dalam berjilbab, masih sulit berjilbab syar'i, merasa tidak PeDe dan tidak fashionable, ditentang orang tua, keluarga, suami, lingkungan, dijauhi teman, dilarang boss di kantor, atau bahkan dianggap teroris dan ekstrimis....

Nah ini saatnya kamu bisa curhat sepuasnya. Butuh solusi? Saran sekaligus ilmu pengetahuan?
Yuk, jangan ragu lagi, kita tuntaskan masalahmu.

In syaa Allah acaranya akan diadakan pada:
Hari/Tanggal: Minggu, 28 September 2014
Jam : 12.30 WIB s/d selesai
Tempat : Waroeng Steak and Shake Jl. Diponegoro (Kambang Iwak - Merdeka)
HTM : Rp 25.000
Fasilitas : Lunch, Merchandise, Materi Diakusi

Jangan sampai kelewatan. Acara ini spesial dan eksklusif hanya untuk 30 orang.

Yang mau daftar, gampang banget kok. Cuma kirim SMS dengan format :
Nama_Pekerjaan(Pelajar/Mahasiswa/Umum)
Kirim ke 089665013428

Untuk biaya pendaftaran transfer ke rek. BNI 0247032033 an. Tiara Dwinanda

Ayo buruan daftar. Ditunggu kehadirannya shalihat.

Salam ukhuwah dari Tim Solidaritas Peduli Jilbab Palembang


Tuesday, 16 September 2014

Lelucon / Humor Ikhwan dan Calon Mertua

Meminta Restu Calon Mertua


Di suatu siang, seorang ikhwan mendatangi rumah seorang akhwat pujaan hatinya. Ia bermaksud menemui orang tua si gadis untuk meminang putrinya.

Ikhwan : Assalammu'alaikum, Pak.
Bapak : Wa'alaikumussalam, Nak. 
Ikhwan : Pak, saya datang kemari bermaksud meminta restu dari Bapak untuk menikahi putri Bapak.
Bapak : Tidak bisa. Putri saya masih kuliah.
Ikhwan : (Mulai resah, tapi tetap berusaha meyakinkan) Tapi Pak, kami berdua saling mencintai dan kami sudah siap membangun rumah tangga.
Bapak : Tidak bisa. Sabar aja, Nak. Putri saya masih kuliah.
Ikhwan : (Mulai putus asa dan dengan wajah pasrah) Baiklah, Pak. Saya pamit pulang dulu. Saya akan sabar menunggu putri Bapak lulus kuliah.
Bapak : Hah, nunggu lulus kuliah? 
Ikhwan : .... (Hanya bingung memandang si Bapak calon mertua)
Bapak : Maksud Bapak, putri Bapak masih kuliah. Sabar, tunggu dia pulang. (Tertawa terbahak-bahak)
Ikhwan : Ooooh.... (Senyum-senyum sumringah)


Hahahahah.... Just a kidding.


Remember : Lelaki sejati itu datangi walinya, bukan putrinya.


Friday, 29 August 2014

Lirik Lagu Number One For Me - Maher Zain

Number One For Me - Maher Zain


I was a foolish little child
Crazy things I used to do
And all the pain I put you through
Mama now I'm here for you
For all the times I made you cry
The days I told you lies
Now it's time for you to rise
For all the things you sacrificed

[Chorus:]
Oh, if I could turn back time rewind
If I could make it undone
I swear that I would
I would make it up to you

Mum I'm all grown up now
It's a brand new day
I'd like to put a smile on your face every day
Mum I'm all grown up now
And it's not too late
I'd like to put a smile on your face every day

And now I finally understand
Your famous line
About the day I'd face in time
'Cause now I've got a child of mine
And even though I was so bad
I've learned so much from you
Now I'm trying to do it too
Love my kid the way you do

[Chorus]

You know you are the number one for me [3x]
Oh, oh, number one for me

There's no one in this world that can take your place
Oh, I'm sorry for ever taking you for granted, ooh
I will use every chance I get
To make you smile, whenever I'm around you
Now I will try to love you like you love me
Only God knows how much you mean to me

[Chorus]

You know you are the number one for me [x3]
Oh, oh, number one for me

Friday, 22 August 2014

Wisuda Universitas Sriwijaya Ke-113

Bismillahirrahmanirrahim.

Setelah sebelumnya posting tentang Yudisium, sekarang mau posting tentang wisuda juga. Yeaaayyy.

Pegi bareng ibu dan ayah berangkat dari rumah jam 05.20. Takutnya macet, ternyata lancar jaya dan sekitar jam 06.40 sudah sampai di Inderalaya. Tapi sayangnya.... hiksss.... boleroku ketinggalan. Itu lho yang buat nutupin dada. Dasar cerobohnya aku. :'(

Ibu dan ayah buru-buru nelpon Mas Adhit untuk cepet-cepet nyusul dan nganterinnya. Pas nunggu udah nyaris nangis. Panik. Udah jam 07.30, orang-orang makin ramai, Mas belum juga sampai. Tapi akhirnya aku dan ayah ke BAAK dan beli bolero lagi. Untungnya masih bisa beli dan masih ada boleronya. Alhamdulillah. Lega. :')

Skip dari kisah sedihnya, lanjut ke cerita happy. Yeayyy.

Aku ngantri nomor urut dan dapet slempang Dengan Pujian. Duduk di barisan depan bersama teman-teman lain yang juga lulus Dengan Pujian. Kita juga majun untuk nerima ijazah dan pemindahan tali toga duluan daripada teman-teman lain. Disebutkan nama beserta IPK-nya. Hhehe.... Alhamdulillah.

Thursday, 21 August 2014

Yudisium Fasilkom UNSRI Agustus 2014

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillahirrabil'alamin. Atas berkah dan rahmat-Mu Ya Allah, hamba bisa menyelesaikan pendidikan ini dengan lancar. Puji syukur atas nikmat kesehatan dan kekuatan yang Engkau limpahkan kepada hamba untuk menyelesaikan Tugas Akhir dengan tepat waktu.

Tahun 2011 diterima di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya jurusan Manajemen Informatika. Jurusan dan Fakultas yang benar-benar tak terbayangkan sebelumnya. Kenapa? Ceritanya panjang, bisa baca di postingan Riwayat Sekolahku.

Tiga tahun berlalu dengan cepat. Kemarin-kemarin sih berasa lama sebenernya, apalagi dengan adanya segudang tugas dan beragam bahasa pemrograman. Selalu kepikiran kapan wisuda???? Rasanya pengen cepet-cepet kelar. Tapi ternyata akhirnya semuanya berhasil dilewati. Alhamdulillah.

Lulus dengan IPK 3,74 dan mendapat predikat Dengan Pujian (Cum Laude) merupakan kebanggan yang luar biasa. Bukan hanya untukku, tapi ini semua buat ibu dan ayah. Selama aku kuliah, terutama pas nyelesain Tugas Akhir kemarin, aku selalu merepotkan, menyusahkan ibu dan ayah. Bahkan mereka sampai khawatir dan kepikiran. Maafkan anakmu :'(

Makanya dengan hasil yang bisa kudapatkan sekarang, semuanya kupersembahkan untuk ibu dan ayah. Makasih sudah meninggalkan pekerjaan untuk datang dan menghadiri yudisiumku tanggal 19 Agustus lalu. I love you, Ibu dan Ayah. :') :-*

Ini plakat hadiah dari Fasilkom sebagai Alumni Dengan Pujian :)

Alhamdulillah. Postingan selanjutnya Wisuda. Hahahah.

Sunday, 17 August 2014

Sudahkah Merdeka Indonesia ?

Kemerdekaan Indonesia


Merdeka? Kemerdekaan?
Apa sih itu?
Bebas? Kebebasan?


Sedikit menyinggung tentang kebebasan beragama yang dijelaskan di UUD 1945.
1. Pasal 28E (1) : Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya
2. Pasal 29 (2) : Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Lalu bagaimana dengan pelarangan jilbab di sekolah dan instansi/perusahaan tertentu di Bali?

Karna muslim disana minoritas kah?
Pasal 28I (2) : Setiap orang berhak bebas dari perlakuan diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan dari perlakuan diskriminatif itu.

Di Indonesia Muslim itu penduduk mayoritas. Tapi pemerintah tak berkutik apa-apa. Padahal
Pasal 28I (4) : Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM adalah tanggung jawab pemerintah.

Jilbab itu perintah Allah. Beranikah melarang ketetapan Allah? Sehebat itukah pemerintahan? Sehebat apa kalian, hidup kalian pun berasal dari-Nya.


Ini baru sedikit tentang masalah kebebasan beragama di suatu wilayah, belum lagi wilayah lain. Belum juga termasuk masalah pendidikan, ekonomi, politik, dll.


Lalu sudah merdeka kah mereka?

Sudah merdeka kah kita?
Siapa yang sesungguhnya merdeka?

17-08-2014

Salam kemerdekaan Indonesia ke-69
Buktikan dan Tunjukkanlah Kemerdekaanmu!!!!

Saturday, 16 August 2014

Puisi : Cinta Allah atau Cinta Makhluk ?

Bismillahirrahmanirrahim.

Copy paste dari status teman di Facebook. Karena menurutku bagus, jadi aku posting disini. Sebenarnya tanpa izin, tapi aku tetap tulis sumber orangnya kok. Semoga jadi berkah buat beliau setiap orang yang baca ini. Di statusnya ini tanpa judul, tapi aku sedikit menambahkan. Semoga pas dan sesuai dengan isinya.

Cinta Allah atau Cinta Makhluk ?


Cinta pada Allah itu menguatkan.
Cinta pada makhluk itu melemahkan.
Allah menjamin surga bagi siapa saja yg bisa membuktikan cintanya.
Makhluk-Nya bisa jaminkan apa? Hatinya saja gampang berbolak-balik, hari ini cinta, besok tidak.

Cinta pada Allah itu artinya mencintai Kebaikan.
Cinta pada makhluk itu belum tentu.
Kita penuhi yang Allah minta, maka bernilaikan pahala.
Kita penuhi yang Makhluk minta, belum tentu bernilai pahala. Makhluk minta harta benda, kebahagian, uang, jabatan, istri-suami, mobil, rumah, makan-minum etc. belum tentu bernilaikan pahala, terkadang sebaliknya, kita justru terjerumuskan dosa.

Cinta pada Allah, maka kau seperti jatuh cinta setiap harinya (bahagia abadi).
Cinta pada Makhluk, kau akan bahagia tapi semu dan tak tentu.
Di timpa kesusahan lalu ingat Allah, kau akan merasa kuat dan juga lega karena Allah hadir saat itu.
Di timpa kesusahan lalu ingat Makhluk, belum tentu ia hadir saat itu lalu menguatkan kita.

Kita akan temukan kebahagian yg sesungguhnya ketika kita memilih untuk Cinta pada Allah. 
Kita tersenyum sebagai bukti bahwa kita cinta Allah, lalu di balas oleh makhluknya, kebahagian kita seakan bertambah-tambah.

Menolong seseorang dalam kesusahan sebagai bukti kita cinta Allah, lalu orang itu menyanjung-nyanjung kita dan terus mengenang kita tanpa kita minta, hati terdalam kita meluapkan kebahagiaannya seraya lirih berkata, "Ya Allah, aku mencintai-Mu ya Allah."

Catatan Hati, Perjalanan Cinta Sang Penanam Nilai
Febri Fransiska, 15.8.2014

Friday, 8 August 2014

Cerita Pendek Pernikahan

PERNIKAHAN


"Ananda Naufal Shiddiq bin Rizki, saya nikah dan kawinkan engkau dengan putri saya, Matahari binti Ernaldi dengan mas kawin uang tunai sebesar lima juta dua belas ribu tiga belas rupiah dibayar tunai."

"Saya terima nikah dan kawinnya Matahari binti Ernaldi dengan mas kawin tersebut tunai."

"Sah. Alhamdulillahirrobbil'alamin."

Perlahan kubuka pintu kamar. Senyum haru nan bahagia orang-orang menyambutku dengan hangat. Disana seorang pria duduk di hadapan ayah menantiku untuk duduk bersanding di sisinya. Dialah pria yang dengan mantap mengucap ijab, meminangku melalui waliku.

Mataku kian berkaca-kaca. Kutatap matanya lebih dekat, ternyata ia juga menahan haru yang sama. Dia melingkarkan sebuah cincin di jemariku. Lalu kucium tanganya perlahan dan ia membalas mengecup keningku dengan lembut. Airmata ini tak lagi dapat terbendung. Perlahan kurasakan hangat airmatanya juga mengalir di keningku.

Kubersimpuh di pangkuan ibu dan ayah, memohon doa dan ridhonya. Pelukan ibu dan ayah terasa lebih hangat dari yang pernah aku rasakan. Aku tahu pasti sulit bagi mereka untuk melepasku pergi. Selama ini aku belum pernah jauh dari mereka. Tapi kini sudah ada pengganti ayah yang akan melindungi dan menjadi imamku.

Pria yang kini ada di sisiku telah menjadi halal untukku. Dialah yang kini akan membimbingku menuju ridho-Nya. Walau aku baru mengenalnya sebulan yang lalu, tanpa pernah berhadapan langsung karena kami saling mengenal melalui ta'aruf. Tapi aku yakin aku mencintainya karena Allah dan aku memilihnya karena cintanya kepada Allah.

Wednesday, 6 August 2014

Lirik Lagu You'll Never Walk Alone

The Reds Liverpool Football Club

Gerry And The Pacemakers - You'll Never Walk Alone


When you walk through the storm
Hold your head up high
And don't be afraid of the dark
At the end of the storm
There's a golden sky
And the sweet silver song of the lark


Walk on, through the wind
Walk on, through the rain
Though your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on, with hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone


Walk on, walk on, with hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone

5th Anniversary Bubble Gums


5th Anniversary BuBbLe.GuMs


Hei, kali ini aku mau cerita tentang temen-temen masa SMA sejak 2008. Aku sekolah di SMA Negeri 13 Palembang. Saat di kelas X.9, temen-temen di kelas kurang membaur. Semua terpisah berkelompok-kelompok. Alhasil terbentuklah gank-gank, yaitu Comeput, Ethanol, Kesepuluhan, dan Bubble Gums (BG). Yah, itulah gank kami. Pada tanggal 16 Juli 2009 kami resmikan sebagai hari jadi BG. Awalnya anggota kami ada dua belas, Siti Utami (Siti), Levana Maharani (Lev-lev), Yuly Antika (Yuly), Sari Soraya Umar (Ayik), Risma Karlia (Mama), Tiara Dwinanda (Tirr), Destria Yunanda (Yayak), Damai Priyanti (May), Ranti Febriyati (Nti), Cahyati Ramadhona (Cah), Nurul, dan Duhita Anindya (Nindy). Namun berjalannya waktu, Nurul semakn menjauh. Jadinya kami anggap anggota BG hanya sebelas orang.

Tiap tahun, kami selalu merayakan annive BG. Meskipun tak selalu tepat pada tanggalnya, karena sulinya mengatur waktu dan kegiatan. Bahkan walau kita semua udah lulus SMA, kita tetep berusaha ngumpul sebisanya. Meski sudah sangat sulit untuk bisa lengkap.

Tanggal 19 Juli lalau, kita ngerayain annive yang ke-5. Gak nyangka juga bisa sejauh ini. Kita ngadain buka bareng di Pizza Hut Palembang Icon. Sayangnya yang bisa hadir hanya tujuh anggota, aku, Nti, Lev, Cah, Nindy, May, dan Yayak. Walaupun gak komplit, tapi kita gak ngelupain anggota yang lain kok. Di bawah ini ada video buat dokumenter annive yang ke-5 kemarin. Check this out!


Tuesday, 5 August 2014

Lirik Lagu : That's What Friends Are For - Dionne Warwick

That's What Friends Are For - Dionne Warwick


And I never thought I feel this way
And as far as I'm concerned
I'm glad I got the chance to say
That I do believe, I love you

And if I should ever go away
Well, then close your eyes and try
To feel the way we do today
And then if you can remember

Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That's what friends are for
For good times and bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for

Weel, you came in loving me
And now there's so much I see
And so by the way
I thank you

Oh and for the times when we're apart
Well, then close your eyes and know
The words are coming from my heart
And then if you can remember

Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That's what friends are for
For good times and bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for


Lirik lagu | Song Lyrics | Persahabatan | Friendship

Monday, 14 July 2014

I am Happy Being Jomblo Mulia, No More Galau, No Khalwat Until Akad

No More Galau


Kalau liat status orang2 di berbagai macam medsos, seperti fb, twitter, bbm, dll yang lagi kasmaran, saling mention pacarnya, atau lagi galau2an, aku hanya bisa tersenyum.
Iri? Bukan.
Bukan karena iri.
Justru aku bersyukur.
Aku tersenyum karena menengok kebodohan masa laluku yang pernah mengalami itu.
Dan aku bersyukur aku telah meninggalkan masa-masa itu.
Aku bersyukur Allah telah menyadarkanku.
Hingga sekarang aku bisa tersenyum dalam kesendirianku.
Gak ada lagi galau memikirkan orang yang gak seharusnya difikirkan.
Gak ada lagi mengumbar kata-kata manja kepada lelaki yang belum halal.
Alhamdulillah.
No more galau.
Sekarang hanya belajar lebih mendekat pada-Nya.
Memantaskan diri selagi menanti seseorang yang akan dikirim Allah untuk menjadi calon imamku.
Bismillah.
I am happy being a Jomblo Mulia.
Being lonely because of Allah is another kind of a beauty.
No khalwat until akad.

Lirik Lagu We Will Not Go Down (Song for Gaza)

 We Will Not Go Down (Song For Gaza)

 
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who's wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight



Save Gaza #savegaza | Save Palestine #savepalestine
Pray for Gaza #prayforgaza | Pray for Palestine #prayforpalestine
Song lyrics | Lirik lagu

Sunday, 6 July 2014

Cerpen : Pertemuan Singkat

Cerpen | Cerita Pendek | Cerpen Remaja | Fiksi

Pertemuan Singkat


Kulalui jalan setapak menuju ke rumah. Aku berjalan menunduk menatapi langkah-langkah kakiku. Awan mendung dan semilir angin menemani. Padahal ini masih siang, tapi langit begitu gelap. Kupercepat langkah agar sampai di rumah sebelum hujan turun. Namun di ujung gang, tak sengaja aku bertabrakan dengan seorang pria yang juga sedang berjalan terburu-buru. Beberapa buku yang kubawa pun terjatuh.

"Maaf." Ucap kami bersamaan.

Kemudian aku segera mengumpulkan buku-bukuku. Pria itu pun turut membantu. Saat pria itu menyerahkan bukuku, aku baru berani menatap wajahnya.

"Terima kasih. Maaf merepotkan." Ucapku seraya menerima bukuku darinya.
"Oh tidak apa-apa. Aku yang seharusnya minta maaf sudah menabrakmu. Tadi lari-lari takut kehujanan." Ditatapnya langit sejenak, lalu kembali berkata "Ya sudah, cepatlah sampai ke rumah sebentar lagi hujan." Ia tersenyum sebelum berbalik badan dan berlari lagi.

Sejenak aku hanya terdiam memandang punggungnya yang semakin menjauh. Namun seketika aku tersadar saat setitik air hujan mulai menetes. Aku pun segera berlari pulang.

Hujan mulai deras. Beruntung aku sudah tiba di rumah tanpa basah. Di dalam kamar, aku hanya duduk memandangi air yang mengalir di balik jendela. Tiba-tiba terlintas dalam ingatan senyuman pria tadi.

"Astaghfirullahal'adzim." Kututup mata berharap bayang senyumnya bisa terhapus dari ingatan. Pertemuan singkat itu, entah mengapa masih saja membekas.

Saturday, 21 June 2014

Ah. Sudahlah.

AH


Di pencarian facebook, aku bermaksud mencari facebook Asma Nadia. Saat mulai kuketikkan asm, muncullah akun fanspage facebook Asma Nadia dan beberapa akun facebook lain dengan nama yang sama seperti kata kunci yang kuketikkan di pencarian tadi. Salah satunya akun facebook.... Ah. Sudahlah.

Aku jadi teringat seseorang. Bukan siapa-siapa. Sungguh. Memang aku bukan siapa-siapanya dan dia bukan siapa-siapaku. Tak ada kisah, tak ada cerita antara aku dan orang itu. Hanya saja.... Ah. Sudahlah.

Kekaguman ini masih saja membekas. Saat dia sedang sholat Dhuha. Video ceramah ustadz yang dia tampilkan. Latar desktopnya dengan gambar Islami. Isi facebooknya, twitternya, blognya. Semuanya.... Ah. Sudahlah.

Hanya karena nama itu, aku jadi selalu mengingatnya. Ah. Sudahlah. Lupakanlah. Memang harus disudahi ingatanku ini. Karena memang tak ada yang bisa diingat. Jadi.... Ah. Sudahlah.

Wednesday, 18 June 2014

Cerpen : Istikharah Cinta

Cerpen | Cerita Pendek | Cerpen Islami |

Istikharah Cinta


Siang hari ba'da Zuhur, Syifa selesai mengikuti seminar tentang Khilafah oleh ustadz ternama dari ibukota di Masjid Al Ghozali di dekat kampusnya. Usai sholat Zuhur berjama'ah Syifa pun bersiap pulang. Kemudian di depan masjid seorang pria menyapanya.

"Assalammu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam." Jawabnya dengan wajah bingung.
"Afwan, apakah ukhti putrinya almarhum ustadz Zainal?" Tanya pria itu.
"Iya. Akhi siapa ya?"
"Alhamdulillah bener. Syifa kan? Aku Arif teman SD-mu dulu. Tetanggamu dulu juga."

Syifa berpikir sejenak, mengingat-ingat ikhwan di depannya ini. Hingga akhirnya diapun mengenali Arif, tetangganya dahulu sebelum ia pindah. Saat Syifa baru masuk SMP, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Semenjak itu akhirnya ia tinggal dengan paman dan bibinya di Pekanbaru.

"Wah Arif, apa kabar? Udah lama gak ketemu. Gak nyangka ketemu disini."
"Alhamdulillah baik. Kamu sekarang udah pindah ke Palembang lagi?"
"Iya, udah dari 3 tahun lalu ngekost karena aku kuliah di Unsri, FKIP."
"Ya ampun. Padahal satu universitas, tapi baru sekarang kita ketemu. Oh ya,  maaf gak bisa lama-lama. Aku ada rapat LDK. Fasilkom mau ngadain seminar Ilmu dan Agama. Kalo kamu ada waktu nanti boleh ikut. Waktunya nanti aku kabarin lagi. Assalammu'alaikum."
"Wa'alaikumussalam."

Merekapun berpisah setelah sebelumnya saling bertukar kontak.

Meski satu universitas, Syifa dan Arif jarang sekali bertemu. Hanya beberapa kali saat keduanya sedang mengikuti kajian atau seminar yang sama. Itupun tak banyak interaksi antara mereka. Hanya sapa seperlunya saja. Sebagai aktivis kampus, mereka paham aturan berinteraksi dengan lawan jenis dalam Islam.

Namun, dari pertemuan-pertemuan singkat itu, timbul pula suatu perasaan dalam hati Syifa.

Saturday, 14 June 2014

Bukan Kampanye Hitam

Sekedar ikut berpartisipasi mengeluarkan pendapat mengenai pilpres. #bukankampanyehitam.

Jadi walikota Solo menggandeng wakil seorang non Muslim. Lalu ditinggal ke Jakarta dan menjadikan Solo dipimpin oleh pemimpin non Muslim. Di Jakarta juga menggandeng wakil non Muslim, sekarang mau ditinggal juga dan mau menjadikan ibukota juga dipimpin oleh non Muslim.

Memang direncanakankah?

Taukah dalil Al-Qur'an yang melarang memilih pemimpin yang bukan Muslim?

"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN/PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."
(Q.S. Ali-Imran : 28)

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?"
(Q.S. An-Nisa : 144)

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nashrani menjadi walimu (pemimpinmu); sesungguhnya sebagian mereka adalah wali bagi sebagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi wali (pemimpin), maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.”
(Q.S. Al-Ma'idah : 51)

Jadi, kalau yg Muslim milih si kotak-kotak jadi presiden, berarti turut andil menjadikan wakilnya yg non Muslim itu menjadi pemimpin ibukota. Berdasarkan dalil di atas, tau sendirilah hukumnya gimana.

Wassalam. :) 

#bukankampanyehitam

Saturday, 31 May 2014

Perbedaan Hijab, Jilbab, Khimar

Hijab, Jilbab, Khimar ???

 
Hijab artinya penutup secara umum atau sesuatu yang menutupi atau menghalangi.
Hijab dapat berupa tirai pembatas yang biasa digunakan dalam syuro atau sholat sebagai pembatas antara ikhwan dan akhwat.
Jilbab menurut Q.S. Al Ahzab:59, "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka..."
Jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita, kecuali muka dan telapak tangan.
Jadi, setiap jilbab adalah hijab, tetapi semua hijab belum tentu jilbab.
Khimar/kerudung adalah penutup kepala dan leher hingga ke dada.
Sudah jelas perbedaannya. Maka kembalikan pada kata asalnya dalam Al Ahzab:59.
Berjilbablah.
Karena jilbab tak sekedar penutup kepala, ia melindungi seluruh tubuh, kecuali muka dan telapak tangan.

Puisi : Kelemahan diri

Kelemahan diri


Mengejar lawan tak tangguh
Merangkul kawan tak terengkuh
Mengenal diri tak mampu
Hidup dalam ragu-ragu

Caci maki menyayat hati
Puja puji jumawakan diri
Ujian menimpa goyahkan asa
Nikmat diterima butakan mata

Segala hal mengusik batin
Lemahkan diri meratap sedih
Tangis mengalir di pipi
Tak jua tenangkan hati

Untaian kata menari di kepala
Tak pernah mampu tuk terungkap
Kata selalu tersimpan rapat
Terkubur dalam diam tak berguna

Mata tak mampu melihat
Telinga tak mampu mendengar
Lidah tak mampu berucap
Tangan tak mampu mendekap

Hidup tiada arah
Langkah tak pernah mantap
Jiwa begitu lemah
Tiada dapat dibanggakan

Thursday, 29 May 2014

Lirik lagu Give Thanks to Allah

Lirik lagu Islami

Give Thanks to Allah


Give thanks to Allah
For the moon and the stars
Prays in all day full
What is and what was
Take hold of your Iman
Don't givin to syaitan
Oh you who believe
Please give thanks to Allah

Allahu Ghofur Allahu Rahim
Allahu yuhibbul Muhsinin
Wa kholiquna wa roziquna
Wa huwa ala kulli syaiin qodir

Allah is Ghofur Allah is Rahim
Allah is the one who loves the Muhsinin
He is a creater He is a sustainer
Anf he is the one who has power over all

Tuesday, 27 May 2014

Puisi : Hidup Segan Mati Tak Mau

Puisi

Hidup Segan Mati Tak Mau


Butuh cambuk
Butuh pecut
Agar tak berhenti bekerja
Agar tak menjadi pemalas
Haruskah seperti seekor kuda
Haruskah menjadi seperti sapi

Dimana akal fikiran
Dimana hati nurani
Yang menjadikan manusia sempurna
Yang membedakan manusia dari makhluk lain
Tunjukkan
Buktikan

Hidup segan
Mati tak mau
Lalu mau apa
Lalu harus bagaimana
Haruskah benar-benar dipecut
Haruskah benar-benar dicambuk

Bila semangat telah menguap
Bila asa telah lenyap
Tiada lagi arti kehidupan
Tiada guna nyawa dikandung badan

Monday, 19 May 2014

Puisi : Gejolak Emosi

Puisi

Gejolak Emosi


Ingin rasanya menghilang.
Melenyapkan diri dari peredaran.
Entah mengapa.
Tak mengerti apa yang dirasa.
Lelah.
Penat.
Resah.
Gelisah.
Bingung.
Takut.
Semua berkecamuk.
Ingin rasanya teriak.
Meluapkan segala emosi yang ada.
Apa lagi yang bisa dilakukan.
Bagaimana lagi bisa mengungkapkan.
Entahlah.
Aku tak mampu lagi memikirkannya.

sekedar curahan hati

Saat teman-teman bilang "Kau ini penakut banget. Ngomong gitu aja gak berani".
Atau saat orang tua memarahi "Makanya mulut itu dipake. Ngomong. Jangan diam aja."
Bahkan aku lebih sering lagi membenci diriku sendiri. Yang begitu sulit komunikasi dan sosialisasi.
Bukan aku menikmati menjadi begini. Tidak. Aku lelah dengan diriku sendiri. Aku benci dengan sifatku begini.
Bukan aku tak berusaha mengubah semua ini. Aku berusaha memaksa diri ini untuk bicara. Agar bisa berhadapan dengan orang-orang.
Tapi apa daya. Beginilah. Aku masih saja seperti ini. Aku masih saja tak berani. Susah komunikasi. Susah sosialisasi.
Dibilang kuper, ya, aku memang pantas. Dibilang pemalu, tidak, mungkin lebih tepat malu-maluin. Begitulah yang sering dikatakan.
Siapa yang harus disalahkan. Apa aku pantas menyalahkan seseorang. Tidak. Hanya aku yang bersalah.
Terlalu sering bicara dalam hati dan fikiran sendiri. Andai kalian semua bisa mendengarnya. Begitu banyak yang ingin kukatakan tapi tak pernah mampu terucap.
Entah akan sampai kapan aku begini. Aku tak tahu. Meski lelah dan benci.
Kuharap kalian dapat memahami, atau mungkin menyemangati, atau lebih baik anggap aja aku gak penting dan tak usah peduli.

Sunday, 11 May 2014

Lirik lagu Nineball - Taubat

Lirik lagu religi

Nineball - Taubat


Tak terasa waktu berlalu
Hidup penuh dengan dosa
Nista yang slama ini
menyelimutiku

Hari ini aku teguhkan
Tuk temukan jalan hidupku
Selama aku masih diberi
Umur yang panjang

Allah adalah Tuhanku
Muhammad adalah Nabiku
Al-Quran lah Kitabku
Islam adalah Agamaku

Hari ini aku teguhkan
Tuk temukan jalan hidupku
Selama aku masih diberi
Umur yang panjang

Allah adalah Tuhanku
Muhammad adalah Nabiku
Al-Quran lah Kitabku
Islam adalah Agamaku

Tak ada kata terlambat
Tuk bertaubat di hadapan-Nya
Selama aku bernafas
Allah kan selalu di hatiku

Lirik lagu Gigi - Akhirnya

Lirik lagu religi

Akhirnya - Gigi


Kusadari akhirnya kerapuhan imanku
Telah membawa jiwa dan ragaku
Ke dalam dunia yang tak tentu arah

Kusadari akhirnya Kau tiada duanya
Tempat memohon beraneka pinta
Tempat berlindung dari segala marabahaya

Oh Tuhan, mohon ampun
Atas dosa dan dosa slama ini
Aku tak menjalankan perintah-Mu
Tak pedulikan nama-Mu
Tenggelam melupakan dirimu

Oh Tuhan, mohon ampun
Atas dosa dan dosa, sempatkanlah
Aku bertobat hidup di jalan-Mu
Tuk penuhi kewajibanku
Sebelum tutup usia kembali pada-Mu

Friday, 18 April 2014

Puisi : Ya Rabb, Kuatkan Aku

Puisi Islami

Ya Rabb, Kuatkan Aku

Saat kupikir aku tak sanggup.
Kuatkan aku.
Saat kupikir aku jenuh.
Kuatkan aku.

Ya Rabb.
Hanya pada-Mu aku mengadu.
Hanya pada-Mu aku mencurahkan keluh kesahku.
Kuatkan aku menghadapi semua ketetapan-Mu.
Aku tahu Kau takkan menguji melebihi kemampuanku.
Maka kuatkan aku.

Ya Rabb.
Kau lah Maha Pengasih.
Kau lah Maha Penyayang
Aku tahu Kau menyayangiku.
Maka Kau beri ujian-Mu padaku.
Kuatkan aku.

Jauhkan aku dari rasa malas.
Jauhkan aku dari resah dan gelisah.
Ya Rabb.
Kuatkan aku.

Saturday, 12 April 2014

Kerudung / Khimar Syar'i

Khimar Syar'i


Hei gadis berkerudung merah. Wah cantik ya sekarang udah berkerudung. Tapi kok khimarnya dililit-lilit, gak takut tercekik? #khimar

Hei gadis berkerudung merah. Wah cantik ya udah berkerudung. Tapi itu di belakangnya bawa apa? Jeruk? Melon? Kok kayak punuk unta. #khimar

Hei gadis berkerudung merah. Wah cantik ya udah berkerudung. Tapi itu khimar apa kelambu? Masih terawang lho. Hati2 ada yg ngintip. #khimar

Hei gadis berkerudung merah. Wah cantik ya udah berkerudung. Tapi itu khimar apa jaket metal? Kok gambarnya tengkorak gitu. #khimar

Hei gadis berkerudung merah. Wah cantik ya udah berkerudung. Tapi kok khimarnya pendek banget. Punya adeknya ya? #khimar

Makasih mbak udah dibilang cantik. Tapi kenapa banyak commentnya? Jadi mesti gimana? | Itu karena aku sayang kamu. Mau tau #khimar syar'i?

Khimar syar'i itu bertujuan menutup rambut/kepala, bukan membalut/membungkus dan dililit-lilit kayak bungkus lolipop. #khimar

Menggunakan khimar itu tak boleh menyerupai punuk unta. Rambutnya disanggul ke bawah, atau dikepang, atau dimasukin ke baju aja. #khimar

Khimar syar'i itu gak boleh menerawang dan transparan. Kalau khimarnya tipis, bisa diakalin kok, di-double aja, pake dua lapis. #khimar

Khimarnya boleh bermotif, gak mesti polos. Tapi jangan yang nyeremin. Banyak kok motif yang lebih cantik, bunga2, kotak2, garis2. #khimar

"...Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, …" (An Nuur: 31). Nah, khimar syar'i itu harus terulur hingga ke dada. #khimar

Jadi udah tau kan gimana khimar syar'i. Yuk perbaiki, biar makin cantik di mata Allah. #khimar

Monday, 7 April 2014

Jual Novel dan Komik Bekas Murah Meriah



Garage Sale || Obral Buku || Buku Murah || Buku Bekas || Novel Bekas || Komik Bekas || 

Jual Komik dan Novel Bekas Murah Meriah


Komik

Komik m&c @5.000

The Gift from Heaven - Mitzutani Ai
The First One - Mitsuki Kaco
Open Sesame - Hiromu Muto

Komik cantik Elex Media Komputindo @5.000
We Are - Watanabe Taeko
Eddie Marquess - Nunik T
Aku Cemburu - Nunik T
Miracle Wing! - Iisaka Yukako



Serial Cantik Elex Media Komputindo
Semacam novel mini dan ada beberapa gambar ilustrasi seperti komik
Angkut semuanya 10.000 doang
Because You Give Me Love - Mito Orihara
The Night of the Angel - Mito Orihara
Save Your Love - Yoyoi Matsuko
Fuko and the Ghosts (We'll Meet Again) - Keiko Nagita
Fly Away With You - Miyuki Kobayashi
16! I'm a Girl ot A Woman - Miyuki Kobayashi
Like A Sad Song - Yoyoi Matsuko
Gerswin Here I Am - Yuumi Ishii
Because I Love You - Maki Wakabayashi
The End of a Long Love Story - Maki Wakabayashi
A Complicated Heart - Maki Wakabayashi





Novel

Novel dewasa
Pillow Talk - Christian Simamora - Gagas Media, 2010 @30k
Tebal buku 459 hlm



Novel dewasa
Boulevard de Clichy - Remy Sylado - Gramedia, 2006  @35k
Tebal buku 671 hlm.



Novel Teenlit Gramedia @10k
- Not Just A Fairy Tale - Debbie
- Wajah Baru Nikolas - Regina Feby & Elcy Anastasia
- Hidup Love is Blind - Nora Umres
- Dekat di Mata Jauh di Hati - Nora Umres

Novel Teenlit Terjemahan Gramedia Pustaka @ 10k
- Ocehan Lucy - Fiona Walker
- Luna - Julie Anne Peters 
- Truth, Dare, Kiss, or Promise - Cathy Hopkins
- 10 Things To Do Before I Die - Daniel Ehrenhaft



Tiga paket buku karya @AmankQadafi dan @amelimol pemilik akun @LongDistance_R
Angkut semua 40.000 aja
- Twit @LOngDistance_R - Gradien Mediatama, 2012
- Long Distance Heart - Bukune, 2012
- My @LongDistance_R - byPass, 2012


Minat?
Invite pin 7CC54CA6. Kirim pesan beli komik/novel.
Atau follow dan mention twitter @tirr_tiarra
Domisili Palembang. Kalau dari luar kota, bisa dikirim, ongkir tanggung sendiri.

Sebenarnya beberapa bukunya masih ada, tapi yang punya udah males jualnya, males packing dan nganterinnya ke JNE/Tiki. Kalopun mau COD di Palembang, ribet ngatur waktu dan tempat ketemuna. Emang gak bakat jualan, banyakan malesnya. -____-
Jadi bukunya dibiarin aja nganggur menuh-menuhin lemari. -____-