Saturday, 12 December 2015

Puisi : Hati yang Goyah

Ketika kenyamanan membuat lemah, lengah
Pintu yang senantiasa tertutup, dikunci, digembok
Dengan sadarnya telah dibuka lapang

Ketika tembok pertahanan mulai goyah, roboh
Tak bisakah kokoh lagi
Bangun lagi, kuatkan lagi

Menjauhlah dari air agar tak tergerus
Agar tak lagi runtuh
Ombak takkan mampu menerjang, bila tembok dibangun jauh
Yakinlah ketangguhan itu masih ada, bila mampu menghapus rasa itu

Tuesday, 10 November 2015

Lirik Lagu Terima Kasih Karena Kau Mencintaiku - The Rain

Terima Kasih Karena Kau Mencintaiku

Kau selalu di hatiku
Mengisi ruang dan waktuku
Tetaplah bersamaku
Sampai kita tak sanggup lagi

Bila tak sengaja diriku menyakitkanmu
Beri isyarat padaku
Agar cepat kumohon maaf padamu

Reff:
Di saat indah dan sedih
Tulus kau temani aku
Walau kadang kau mengiris perih di hatiku
Terima kasih karena kau mencintaiku

Saturday, 7 November 2015

Puisi / Doa : Maha Cinta


Maha Cinta

Ya Allah, Wahai Zat yang memiliki hamba-Nya
Wahai Sang Maha Pencipta
Hamba telah melakukan kesalahan yang luar biasa
Hamba telah sombong
Hamba telah melanggar apa yang Engkau larang
Hamba telah membiarkan diri hamba mendekati zina
Ampuni hamba Ya Rabb

Wahai Sang Maha Cinta
Yang menumbuhkan perasaan indah yang hamba alami sekarang
Kalau boleh, hamba mencintai dia dalam diam seperti dulu Fatimah mencintai Ali
Hamba mohon kuatkan hamba untuk bersabar
Untuk ikhlas menerima apapun yang terjadi dengan kami nantinya

Ya Rabb, Engkau adalah sebaik-baik penolong
Engkau yang Maha Memberi Hidayah
Engkau yang Maha memisahkan dan mempersatukan
Kalau Engkau berkenan, persatukan kami dengan cara yang paling indah
Pertemukan hamba dengan dia ketika dia sudah siap menjadi imam hamba nanti



@filmmakermuslim
Want Production
Daarul Qur'an
Cinta Subuh 2 - Maha Cinta

Thursday, 29 October 2015

Hati, Kenapa Mudah Goyah


Hey hati, kenapa kamu terlalu lemah, kenapa kamu mudah goyah.
Tak ingatkah dengan prinsipmu. Kemana tembok pertahananmu.
Bukankah kau hanya ingin sendiri, menanti yang pasti.
Lalu dengan kenyamanan, kau langsung lengah.
Tak cukupkah bercerita pada-Nya.
Kenapa masih mencari tempat bersandar.
Sudahlah. Kalau memang ceritanya harus diakhiri. Biarlah berakhir.
Meski sebenarnya kisah ini belum dimulai sama sekali.
Yakin, kau mampu berjalan sendiri.
Bukankah selama ini kau telah berhasil bertahan.
Kuatkan lagi niatmu. Kokohkan lagi prinsipmu.
Kesendiriamu takkan merugikan.
Jika kau benar-benar pantaskan diri kepada-Nya.
Semoga seseorang disana pun menyiapkan diri.
Dan yakinlah, Allah mengirim yang terbaik.
Tinggalkan dia, karena Dia.
Itulah keputusan terbaik.

Wednesday, 28 October 2015

"Dengan anak saya mau gak?"

Kemarin siang di kantor, habis dari ruang TU minta nomor surat, pas keluar gak sengaja papasan dengan seorang Bapak.


"Eh si Tiara, sini dulu yok. Lagi sibuk gak?"

"Gak juga sih Pak."

Kemudian si Bapak ngajak ikut ke ruangannya dan duduk ngobrol-ngobrol di sofa.

"Tiara, kata ibunya belum punya pacar ya?"

"Eng...belum Pak" *Mulai menebak-nebak arah perbincangan*

"Dengan anak saya mau gak?"

"Eng...gak tau Pak." *Nah lho, bingung mau jawab apa*

"Kenapa? Mau nyari orang Palembang ya? Eh tapi ibunya Jawa kan, atau mau yang Jawa juga?"

"Gak juga sih Pak, sedapetnya aja." *Gak bisa berenti senyum-senyum kebingungan*

"Beneran belum punya pacar? Udah ada kali ya."

"Belum ada Pak."

"Yaudah sama anak saya aja, nanti saya bilang sama ibunya"

Monday, 12 October 2015

Kuasa Menghancurkan Kenyamanan

Ketika kepatuhan mengalahkan keinginan.
Ketika kuasa menghancurkan kenyamanan.
Ditarik paksa. Diseret pergi.
Saat cengkraman tak mampu menahan.
Bahkan teriakan pun tak lagi didengar.
Tak ingin mengikuti, tapi tiada daya lagi.
Hanya mengalah, menyerah.
Beri saja waktu hingga sanggup menerima.
Entah keikhlasan itu kapan akan tiba.
Dan rasa sakit entah kapan sirna.

Sunday, 20 September 2015

Diklat Prajabatan CPNS Gol. II Kemenkumham Sumsel Angkatan 2013 dan 2014

Tanggal 7 September - 10 Oktober 2015 CPNS Gol. II Kanwil Kemenkumham Sumsel angkatan 2013 dan 2014 melaksanakan Diklat Prajabatan di UPTD BP3NFI Palembang. Syarat penting untuk jadi PNS dan gaji menjadi 100%. Tanggal 7-19 September belajar di kelas dan tinggal di asrama, lalu tanggal 21 September - 7 Oktober magang atau melaksanakan aktualisasi kembali ke UPT masing-masing. Tanggal 8-10 kembali ke asrama untuk seminar dan penutupan diklat.

Angkatan 2013 terdiri dari 70 orang, dan angkatanku 11 orang. Harusnya 12, hanya saja seorang lagi sudah tersingkir karena kesalahannya sendiri. Sebaiknya gak diceritain disini, karena sekarang aku cuma mau cerita tentang prajabatan.

Dua minggu kami di asrama, hanya boleh pulang sabtu sore dan kembali lagi minggu sore. Aku tinggal di kamar A5, bersama mbak Eliza dari Cabang Rutan Muara Dua (tapi asli orang Lampung), mbak Ria dari Lapas Wanita Palembang (udah beberapa kali ketemu pas sosialisasi dan rekon BMN, lagi hamil jalan 7 bulan, suaminya juga peserta diklat dari Muara Dua), dan satu lagi Bunga dari Lapas Lahat (yang milih kamar dan mengatur isinya, maklum pacarnya panitia sekaligus peserta prajab juga dari Kanwil).

Awalnya agak kecewa dan takut karena gak bisa sekamar dengan Febri dan Sari, temen se-Lapas. Tapi ternyata tetap betah juga. Temen sekamar baik-baik banget dan gokil juga. Jadi asik-asik aja.

Kami dibagi menjadi 3 kelas, masing-masing jadi 27 orang. Aku termasuk kelas C. 9 cewek dan 18 cowok. Mereka semua baik, gokil, dan pinter-pinter. Di kelas, kami belajar ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) diajar oleh widyaiswara dari Badan Siklat Provinsi. Untuk lebih jelas tentang ANEKA, silahkan tanya mbah Google tentang Diklat Prajabatan model baru.

Selain belajar di kelas, ada juga kegiatan olahraga pagi, dan baris-berbaris di sore hari. Semua jadwal sudah teratur, gak boleh telat. Jam 05.15 sudah harus kumpul di halaman depan untuk olahraga pagi, sampai sekitar jam 06.30. Terus jam 07.15 udah harus baris di depan ruang makan untuk sarapan, pakaian hitam putih lengkap berdasi dan tas. Selesai makan jam 08.00 langsung masuk kelas. Jam 10.00 coffee break, sekitar 15 menitan dan lanjut lagi ke kelas. Jam 12.00 baris lagi untuk makan siang. Jam 13.15 kembali ke kelas. Jam 15.00 coffee break, lanjut lagi belajar. Jam 15.45 selesai kelas dan langaung ganti baju persiapan olahraga sore. Jam 16.00 gak boleh telat. Selesai sekitar jam 17.30 dan kadang sebelum magrib. Jam 19.00 baris persiapan makan malam. Selesai makan jam 20.00 langaung lanjut apel malam. Setelah itu kembali ke kamar, acara bebas.

Dua minggu yang berasa berat dan melelahkan. Bahkan sampe nyaris sakit di hari-hari akhir.

Saturday, 19 September 2015

Terlalu mudah jatuh cinta

Terlalu mudah jatuh cinta. Cinta? Entahlah.
Aku pun gak paham perasaan apa.
Rasanya sering kali tertarik dengan non mahram.
Beginilah salahnya kalo gak bisa jaga pandangan.
Hati, kenapa terlalu mudah tertarik.
Atau mata, yang terlalu berkeliaran.

Apa mungkin ini tanda udah kepengen punya pasangan.
Entahlah. Iya juga sih, tapi....
Apalagi kalo denger cerita temen yang mau nikah, ah....
Terbayang juga, aku kapan.

Tepuk pake sebelah tangan itu susah ya.
Kapan ada tangan yang menyambut untuk bertepuk tangan riang.
Tapi kalo dengan non mahram, jangan deh.
Gak sengaja kesentuh pun, rasanya udah bersalah.

Yah, sekarang sih cuma bisa nunggu aja.
Mental, lahir, batin, insyaa Allah segera disiapkan.
Tapi kalau belum dikirim Allah, ya mau gimana.
Mungkin memang belum waktu yang tepat, belum pantas.
Hatinya berhenti aja dulu. Suka, kagum, tertarik, lirik-lirik.
Jaga hati, jaga pandangan.
Jangan suka lirik-lirik, biar hati gak tertarik.
Gak usah diliatin, kalo emang udah saatnya, ada aja yang datang.
Entah itu yang biasa diliat-liat atau justru lebih dari yang dibayangkan.
Bersiap saja. Semoga disegerakan.


Tuesday, 25 August 2015

Di rumah terus, susah dapet jodoh ?

COPAST INSTAGRAM Sari Soraya Umar

kalo kerjaannya di rumah terus nggak pernah jalan-jalan ntar susah dapet jodoh lhoo

Well, lumayan banyak yang pernah bilang begitu ke saya gara-gara saya (((anak rumahan))) bangetnget. Bukan maksudnya saya (((kalem))) tapi karena memang senengnya ya di rumah. Rumah itu surga: kalo ngantuk ya tinggal nggletak di kasur, mau nonton tv sepuasnya bisa, mau makan tinggal buka lemari, olahraga pun bisa di dalem rumah hehehe

Sering keluar rumah apa nggak itu sama sekali tidak menuntukan susah jodoh atau nggak. Kalau keluar rumah juga ngelakuin hal yang nggak bermanfaat mending nggak usah keluar rumah kan. Apalagi sebenernya wanita itu rawan sekali kalau keluar rumah sendirian, kalo kata ummi Nakhwa syaitan bisa ngintilin. Bukan setang genderuwo kolongwewe dan sebagainya tapi syaitan yang suka menggoda hihihi

Jadii, kalo memang nggak penting-penting banget nggak usah keluar rumah yaa shalihat, 😚 kalo memang mendesak dan harus sendiri ya apa boleh buat, tapi kalo bisa ada temennya hehehe

Terus, yang anak rumahan jangan khawatir jodohnya susah yaa. Yang penting ikhtiar aja. Jodohnya dijemput pake usaha, usaha menjaga hati memperbaiki dan mempersiapkan diri 💙 😂😂

Sunday, 9 August 2015

Kerja di Hari Raya Idul Fitri

(Latepost Banget) 

Lebaran Idul Fitri tahun ini benar-benar berbeda jauh dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya. Pertama kalinya lebaran jauh dari keluarga. Terpaksa gak bisa ikut keluarga mudik karena mendapat tugas hari raya. Sebagai pegawai Lapas, ini memang bagian dari resikonya. Di Lapas, gak ada libur lebaran. Aku dan staf-staf lain mendapat jadwal bantuan jaga karena saat lebaran banyak keluarga residen (sebutan buat napi) yang mau besukan. Dari tanggal merah 16-21 Juli, aku hanya dapet libur tanggal 18 dan 20. Staf dibagi menjadi 2 regu yang bertugas di lebaran hari pertama sampai keempat jam 09.00 - 16.00. Aku masuk regu pertama dan bertugas di hari lebaran pertama dan ketiga. Tanggal 16 dan 21 semua staf tetap masuk. Bener-bener gak ada istilah tanggal merah karena tetap masuk kerja.

Awalnya Ibu dan Ayah maksa-maksa nyuruh ikut mudik dan mau nemuin Kalapas untuk minta izin. Tapi setelah adegan drama, aku nangis-nangis, marah-marah, akhirnya mereka luluh juga. Yah, selama ini aku memang belum pernah ditinggal sendirian. Jadi mereka gak tega ninggalin aku sendirian di rumah, apalagi gak bisa ikut lebaran bersama keluarga. Ditambah lagi aku yang selama ini pergi-pulang kerja diantar-jemput, jadi bingung gimana nantinya kalo sendirian. Ujungnya aku minta tolong teman kerja untuk nganter-jemput. Jadi ngerepotin orang. Huuhh.

Di hari lebaran, aku ikut Sholat Id di Lapas bersama para residen. Berangkat jam 6an dari rumah. Alhamdulillah gak ketinggalan. Setelah sholat terus halal-bihalal dengan para pegawai. Tugasku belum dimulai karena jam besukan baru dibuka jam 09.00. Jadi kami mampir dulu ke rumah dinas kalapas. Kalapas ngadain open house. Lumayan sekalian sarapan. Hahaha.... Setelah itu ke rumah dinas Pak Suparman, Kasubsi Pembinaan. Disini mantap euy, ada ice cream. Seember pula. Gak pake malu-malu buat nambah. Hahaha....

Thursday, 30 July 2015

Lagi males nulis. Padahal banyak banget yang mau diceritain. Bahkan sebagian udah di draft. Udah diketik, tapi gak disudahin. Jadi belum bisa diposting. Bulan Juni kemaren sampe lewat. Gak ada postingan sama sekali. Padahal sebelumnya dari sejak buat sampe sekarang, tiap bulan pasti ada postingan. Bulan Juli pun udah mau habis, tapi cerita-cerita di bulan ini banyak yang belum dishare. Makin basi kalo nanti-nanti postingnya. Huuuhhh. Hayooo tirr semangat lagi dong ngisi blognya. Mungkin gak ada yang baca sih, tapi disinilah tempatmu cerita. Jangan hanya bercerita di dalam fikiranmu sendiri.

Sunday, 12 July 2015

I am The Reds

Akhirnya diposting juga, setelah sekian lama tersimpan di draft. Padahal ini udah ditulis sejak laga terakhir Gerrard bersama Liverpool musim ini. Tapi sayang minat nulisnya lagi rendah, lagi gak banyak ide, gak banyak waktu untuk meneruskan dan banyakan malesnya juga, jadi disimpan nganggur lama di draft gak diselesaikan. Okelah kalo begitu, Kopites, check this out.


You'll Never Walk Alone

Liverpool Football Club adalah club sepak bola favoritku. Aku mulai suka sejak kelas 8 SMP. Awalnya kenapa aku bisa suka, aku juga tak terlalu inget. Rasa-rasanya karena saat itu sering tayang Barclays Premiere League di tv. Sebenernya waktu itu belum ngerti tentang bola, belum tau nama-nama clubnya, apalagi nama-nama pemainnya. Dari gak sengaja nonton beberapa kali, yang teringet cuma Liverpool dan Tottenham Hotspurs. Entah club lain gak terlalu membekas di ingatanku atau gak membuatku tertarik. Mungkin saat aku nonton pas kebetulan LFC atau Tottenham yang sedang main dan sering menang, makanya jadi gampang teringat.

Lalu dari dua club itu, kenapa aku lebih memilih suka Liverpool? Jawabannya ada di ujung langit. Hahaha.... Jawabannya karena The Reds. Yups, julukan club ini sesuai banget dengan warna kesukaanku. Nah ini mungkin juga alasan awal kenapa aku lebih teringat dengan Liverpool dibanding club lain, karena warna jerseynya langsung menarik mataku. Kinclong merahnya. Hahaha...

Nah alasan sukanya cuma segitu aja sih, gak ada alasan unik atau apa. Dari situ mulai ngerti tentang sepak bola, club-club liga Inggris, dan beberapa pemainnya, terutama pemain Liverpool.

Selanjutnya tentang si Kapten, Steven Gerrard. Si nomor punggung 8.

Sunday, 17 May 2015

Gila

Terkadang melakukan hal-hal gila itu menyenangkan. Yah, meskipun banyak orang mengatakanmu gila karena kegilaanmu itu. Ada yang senang ikut gila bersamamu, ada yang tertawa menikmati kegilaanmu, ada yang tak peduli melihatmu gila, atau bahkan tak suka dengan hal gila yang kau lakukan. Selagi hal gila yang kau lakukan itu membuatmu senang, lakukan saja sesukamu. TAPI, pastikan kegilaanmu itu tak menganggu kesenangan orang lain. Bila hanya kau yang senang, sementara orang lain jadi gila karena kegilaanmu, rasanya kau tak pantas menikmati kegilaan dan kesenanganmu itu. Jadi lakukan hal yang membuatmu senang. Meskipun orang bilang kau gila. Tapi kegilaanmu jangan sampai menganggu kesenangan orang.
#yodawg #gila #senang :v


If it makes you happy, just do it. Although they say you're crazy. (But don't disturb other people's happiness) - Tiara Dwinanda

Friday, 1 May 2015

Tak bisakah kalian bertanya apa mauku? Apa pendapatku? Tak taukah kalian aku tak menyukainya? Tak menginginkannya? Aku merepotkan kalian? Kalian mau cari solusi? Kalian pikir itu baik? Kalian pikir itu benar? Tapi apakah kalian memikirkan apa aku akan senang? FAK!!! Aku benci!!! ASTAGHFIRULLAH..... Aku nyaman dengan yang kulakukan sekarang, di tempatku yang sekarang. Jangan kacaukan sesuka kalian. Rasanya ingin gila saja, supaya kalian tau aku tertekan. 

Sunday, 19 April 2015

Mars Pemasyarakatan

Kami Petugas Pemasyarakatan
S'bagai penegak hukum
Pengayom sesama insan
Tegakkan Hak Asasi Manusia

Ikhlas mengabdi pada masyarakat
Mengemban tugas mulia
Membina pelanggar hukum
Dengan berlandaskan Pancasila

Kobarkan semangatmu tuk melawan tantangan
Pantang mundur hadapi cobaan
Jadikan teladan
Pancarkan wibawa
Di bawah panji Pengayoman

Berlandaskan etos kerja Tri Dharma
Turut bangun negara
Mewujudkan cita-cita
Masyarakat yang adil dan makmur






Sunday, 22 March 2015

Pra-Samapta / Orientasi CPNS Kemenkumham Sumsel Angkatan 2014

Lapas Narkotika Klas III Palembang akan menjadi tempat kerjaku. Aku berhasil lulus tes Cpns Kemenkumham dan akan ditempatkan disana. Gak pernah kepikiran bakal balik lagi masuk lapas, setelah pengalamanku sebelumnya, Pengalaman pertama masuk penjara.

Ada 16 orang yang berhasil lulus Cpns Kemenkumham Sumsel 2014, 12 orang dari DIII untuk formasi penjaga keamanan di lapas, dan 4 orang S1 formasi penyuluh kemasyarakatan yang akan ditempatkan di bapas (balai pemasyarakatan). 5 cewek dan 11 cowok.

Tanggal 9-21 Maret 2015, kami menjalani pelatihan pra-samapta, semacam pengenalan lingkungan lapas dan latihan dasar. Dari Senin-Sabtu jam 8.00-16.30 (tapi faktanya, Maghrib baru pulang). Selama dua minggu itu penuh dengan kisah suka duka yang tak terlupakan.

Baris-berbaris, lari keliling lapangan, lari keliling kebon karet dan perkampungan sekitar lapas, sit up, push up, jumping jack, jalan jongkok, jalan merangkak, bending, dan berbagai jenis latihan fisik lainnya (baik dalam bentuk hukuman ataupun pemanasan), berjemur panas-panasan terik matahari sampe muka menghitam dan kulit belang. Lelah, badan, kaki, punggung pegel-pegel setiap hari.



Selain latihan fisik, ada juga materi penjelasan tentang lapas, kepegawaian, dll di dalam ruangan, yang terkadang bikin ngantuk. Dari lapangan (pakaian olahraga) pindah ke kelas (pakaian hitam-putih) atau sebaliknya, harus ganti baju buru-buru. Semua hal harus dilakukan dengan gesit dan cepat.

Sunday, 15 March 2015

Andai semua isi di hati dan kepala ini bisa keluar dan kuungkapkan semua pada kalian. Rasanya ingin kuledakkan semuanya. Sayangnya selama ini aku tak punya nyali untuk melawan, karena aku tahu memang tak seharusnya aku melakukannya. Tapi tahukah kalian di balik itu semua, hanya air mata ini yang dapat mengalir membawa semua kata-kata. Mengering dan hilang.

Sunday, 8 March 2015

Selama ini memang selalu mengandalkan orang lain, kalian pikir aku senang? Apa kalian tahu aku membencinya dan justru merasa kesusahan seperti ini? Kenapa kalian justru membiarkannya berlarut-larut? Aku juga ingin bisa mandiri, tapi kenapa kalian tak memberikan kesempatan? Kenapa tak biarkan aku mencoba? Kenapa tak memaksaku untuk bisa? Memang ini telat, tapi bukan berarti selamanya harus terus begini. Aku benci. Aku muak. Aku lelah. ;'(

Tuesday, 24 February 2015

Debu

Bagai debu yang berterbangan. Ada. Tapi tak nampak. Terbang terbawa angin tanpa arah. Sesekali menempel di bangku, meja, atau jendela. Tiada yang peduli. Bahkan seringkali dihapus tak bersisa. Memang seringkali tiada guna.

Tapi tiada yang tak berarti di dunia ini. Akan ada yang membutuhkannya bila debu itu terjaga suci. Bila air tiada mengalir, bila air sulit ditemui, debu akan bermanfaat tuk tayamum menyucikan diri.

Ingatlah, jangan pernah remehkan dirimu. Siapapun engkau. Dimanapun engkau. Tetaplah berdiri. Jadilah bermanfaat bagi orang lain, meski terkadang kau diabaikan.

#NoteToMySelf :')

Friday, 23 January 2015

Lirik Lagu / Puisi : Takut

Takut

By: Tirr

Beban yang menyiksaku
Memberatkan hati, mengusik diri
Bagaimana ku menghadapi
Bila ku slalu takut dan tak punya nyali

(*)
Lelah ku begini
Penat hati ini

Reff:
Ku ingin bisa menghadapi
Semua tantangan yang terjadi
Tapi apa daya aku tak berani
Ku selalu sembunyi dan berlari pergi

Gelisah yang tak menentu
Rasa takut menghantui setiap waktu
Benci diriku begini
Lenyaplah semua rasa sakit ini

Back to (*) (Reff)

__________________

Lagu ciptaan sendiri lagi. Hahaha. Tapi sayang, gak bisa main musik, jadi gak bisa menuliskan dan memainkan melodinya. Nada lagu ini hanya aku dan Allah yang tahu. Hahaha....

Thursday, 22 January 2015

Lirik Lagu Seumur Hidupku - Ellie

Seumur Hidupku


Dia tertidur lelap disampingku
Wajah dan nafasnya, oh begitu tenang
Apakah dia sedang bermimpi
Mungkinkah ada aku

Reff:
Akan ku buat sedekat-dekatnya kau dan aku
Meski tak mudah kau adalah cinta yang ku mau
Seumur hidupku

Waktu yang telah habis hari ini
Menyita energi dan fikiranmu
Oh tidurlah, tidurlah
Biar ku menjagamu

(Reff)

Kau cobalah memahami
Banyak jalan untuk kita
Seandainya bukan aku takdirmu, pergilah

(Reff)

____________________

Nemu lagu lama. Suka lagu ini jaman SMP kelas 1. Waktu itu jadi soundtrack sinetron Disini Ada Cinta. Dari dulu gak tau siapa yang nyanyi dan apa judul lagunya. Pas habis beres-beres lemari, ketemu catetan lirik lagu ini, yang aku tulis sambil dengerin dari TV dulu. Sekarang jadi penasaran nyari lagu ini lagi. Kalau mau denger dan download silahkan
 >>> DISINI <<<

Wednesday, 21 January 2015

Benci dengan diri ini. Begitu lemah. Terlalu lemah malah.
Aku sendiri bingung masalahnya dimana. Tapi hati ini sering tak tenang.
Terlalu takut.
Takut apa, aku tak tau.
Menggelisahkan sesuatu yang entah apa.
Hal yang belum pasti terjadi pun sudah membuatku takut dan gelisah.
Paranoid? Entahlah.
Benarkah kalau kusebut diriku lemah?
Benarkah kalau kusebut diriku penakut?
Atau parahnya aku justru seorang pengecut?
Sungguh, aku tak tau.
Yang jelas, aku benar-benar benci perasaan yang sering muncul dan menyiksaku ini.
Dan aku tak tahu bagaimana mengendalikannya.

Surat/Puisi Cinta Matematika

Surat / Puisi Cinta LDR Matematika


Taukah kau isi hatiku? Taukah kau seberapa besar volume cinta dalam hatiku? Izinkanlah aku mengungkapkan semuanya melalui surat ini.

Sayang...
Meskipun kau bagai bilangan imajiner yang tak nyata, tapi kau selalu menjadi modus dalam fikiranku. Jarak tak terhingga bagai Tangen 90 yang memisahkan kita, takkan mampu memisahkan hati kita karena jarak hatiku dan hatimu bagai limit x mendekati 0. Rasa suka, cinta, dan sayangku padamu telah membentuk deret geometri dengan jumlah tak terhingga.

Sayang, taukah kau akan semua itu?
Apakah kau disana juga merasakan hal yang sama denganku? Ku harap kau hanya memetakan hatimu pada hatiku. Dan ku harap kau takkan mengingkarkan cintamu dan mendeferensialkan sayangmu padaku. Jangan sampai grafik cinta kita menjadi fungsi turun. Memang terkadang muncul keraguan padaku. Namun, selalu ku eliminasi perasaan buruk itu karena aku percaya kamu.

Sayang...
Meskipun kita tak pernah bertemu seperti persamaan garis sejajar x+2y-2=0 dan x+2y-4=0, tapi aku akan selalu setia untukmu. Meski kita tak pernah tau seberapa besar peluang kita tuk bertemu, tapi aku yakin saat itu pasti akan datang. Semoga cinta kita dapat seperti Sinus kuadrat Alpha + Cos kuadrat Alpha, akan selalu menjadi satu.


___________________________

Hahahah.... Ketemu kertas ini pas kemarin beres-beres lemari. Ini tugas Matematika waktu kelas 3 SMA, disuruh oleh Bu ZeHa, guru Matematika yang killer tapi menyenangkan. Jaman itu, pas bikin tugas ini bayangin si doi. Yah, jadi beginilah jadinya isi suratnya. Hahaha.... Tapi kenyataan tak seperti yang tertulis. Alhamdulillah, semua sudah berakhir.

Tuesday, 13 January 2015

Gelisah

Benci saat-saat dimana detak jantung terasa tak beraturan, hati merasa gelisah, takut yang muncul tiba-tiba. Entahlah, rasanya pun sulit dijelaskan. Ingin teriak sekeras-kerasnya, ingin lari sekencang-kencangnya. Berharap perasaan aneh ini menghilang, lenyap. Menangis pun tak mampu menenangkan. Diceritakan juga tak tahu harus mulai darimana. Tak tahu perasaan ini apa dan kenapa. Kegelisahan, kecemasan, ketakutan, tak tenang. Semua persaan yang sering muncul menghantui. Lelah, penat, benci. Ingin kosongkan hati, kosongkan pikiran. Ingin tenang, ingin nyaman. Harus kemana, harus bagaimana. Entahlah.

Saturday, 3 January 2015

#20factsaboutme tirr_tiarra

#20factsaboutme

  1. Nama lengkap Tiara Dwinanda, cuma 2 kata. Tapi males banget orang sering salah nulis jadi 3 kata.
  2. Dipanggil Tia (keluarga dan sekitar rumah), Tir/Tiara (temen-temen dari SD sampe SMA), tapi pas kuliah berubah jadi Ayak (berawal dari Rika yang mulai manggil gitu. Awalnya gak suka banget dan males banget dengernya, tapi lama-lama.... Ya udahlah).
  3. Suka warna merah. Suka banget.
  4. Hobi nonton TV. Hampir semua waktu luang dihabiskan di depan TV. ~Sejak kerja, boro2-boro sempat nonton. Seharian di kantor, pulang pun capek. Tetap di depan TV, tapi gak banyak nonton. Entah acara yang kurang menarik, atau hape yang jauuuh lebih menarik, atau rasa capek yang lebih mendominasi hingga ujung-ujungnya ketiduran. Hahaaa.
  5. Dari kecil cita-cita mau jadi guru. Tapi kuliahnya gak sesuai. Mungkin nanti bisa jadi dosen. Aamiin.  Lebih penting lagi jadi guru bagi anak-anakku kelak. Aamiin. ~Udah gak mungkin kayaknya jadi guru atau dosen, sekarang udah gabung Polsuspas. Alhamdulillah, bangga bisa menjadi bagian dari Kemenkumham.
  6. Lagi belajar istiqomah menjadi Muslimah syar'i dan Jomblo Mulia. Aamiin.
  7. Kopites. Fans Liverpool karena julukan clubnya The Reds. Sesuai dengan fakta nomor 3.
  8. Ini nomor favorit karena nomor punggungnya Steven Gerrard.
  9. Pemalu dan penakut banget dengan orang dan suasana baru. 
  10. Kalau dengan orang yang sudah akrab banget dan udah nyaman banget, fakta nomor 9 tidak berlaku. Bisa gokil luar biasa.
  11. Lebih milih jalan kaki daripada mesti naik ojek. Tahan jalan kaki jauh.
  12. Suka jalan-jalan ke mall atau toko buku sendirian. Bisa bebas mondar-mandir ngikutin kaki sampe capek sendiri. ~Sekarang udah jarang banget jalan sendirian. Udah jarang banget nge-mall. Jarang banget keluar rumah selain kerja.
  13. Suka masak walau jarang masak dan gak bisa masak. Lebih tepatnya maen masak-masakan. :D
  14. Gampang Ge-eR atau salting, agak sengak, songong, sotoy, cuek di sikon tertentu.
  15. Suka nulis kalo lagi mood nulis, suka gambar kalo lagi mood gambar.
  16. Termasuk introvert, tertutup, gak pandai bicara, gak pandai bersikap.
  17. Lebih banyak jadi pendengar daripada pencerita.
  18. Banyak banget hal yang masih diurusin dan ngandalin orang tua. :(
  19. Mudah banget gelisah. Kalau ada masalah sekecil apapun yang mengganjal pasti langsung kepikiran. :(
  20. Punya berjuta khayalan di dalam benak yang sebagian besar tak bisa terungkapkan dengan kata-kata, baik lisan maupun tulisan. Dalam pikiranku gak pernah berhenti bicara.
Yah, itulah #20factsaboutme. Saat ini itulah yang kepikiran untuk ditulis. Mungkin nanti-nanti kalo terlintas hal lain, mungkin akan diedit dan ditambahi. (Ini pun udah berapa kali revisi) Hahaha.... Kalo cuma baca ini, mungkin gak tepat atau gak sesuai dengan pribadi asliku. Yah, karena penilaian orang beda-beda. Tapi kalo aku menilai diriku sendiri, yah begitulah hasilnya. Oke. Segini aja. Cek fb, twitter, ig ku kalo mau kenal lebih banyak (emang penting kenal sama aku? siapa gue?) Hahahah......

Friday, 2 January 2015

Aku tersasar ke jalan yang benar. Entah angin apa yang membawaku hingga kesini. Tapi aku justru takut untuk melangkah. Tiada yang ku kenal disini. Ku lihat banyak orang di depan sana. Tapi aku tak sanggup mengejarnya. Sudah ku coba untuk terus menapakinya. Tapi kaki ini lebih memilih untuk berbalik arah. Yah, aku menyerah. Aku akan kembali ke jalanku sendiri saja. Bukan jalannya yang salah. Hanya saja aku yang terlalu lemah dan tak berani melangkah lebih jauh kesana. Aku tak memiliki banyak bekal persiapan. Mungkin nanti saat aku telah membawa cukup bekal, aku akan kembali ke jalan ini. Bahkan akan ku ajak yang lain. Insyaa Allah. Aamiin....