Wednesday, 21 January 2015

Surat/Puisi Cinta Matematika

Surat / Puisi Cinta LDR Matematika


Taukah kau isi hatiku? Taukah kau seberapa besar volume cinta dalam hatiku? Izinkanlah aku mengungkapkan semuanya melalui surat ini.

Sayang...
Meskipun kau bagai bilangan imajiner yang tak nyata, tapi kau selalu menjadi modus dalam fikiranku. Jarak tak terhingga bagai Tangen 90 yang memisahkan kita, takkan mampu memisahkan hati kita karena jarak hatiku dan hatimu bagai limit x mendekati 0. Rasa suka, cinta, dan sayangku padamu telah membentuk deret geometri dengan jumlah tak terhingga.

Sayang, taukah kau akan semua itu?
Apakah kau disana juga merasakan hal yang sama denganku? Ku harap kau hanya memetakan hatimu pada hatiku. Dan ku harap kau takkan mengingkarkan cintamu dan mendeferensialkan sayangmu padaku. Jangan sampai grafik cinta kita menjadi fungsi turun. Memang terkadang muncul keraguan padaku. Namun, selalu ku eliminasi perasaan buruk itu karena aku percaya kamu.

Sayang...
Meskipun kita tak pernah bertemu seperti persamaan garis sejajar x+2y-2=0 dan x+2y-4=0, tapi aku akan selalu setia untukmu. Meski kita tak pernah tau seberapa besar peluang kita tuk bertemu, tapi aku yakin saat itu pasti akan datang. Semoga cinta kita dapat seperti Sinus kuadrat Alpha + Cos kuadrat Alpha, akan selalu menjadi satu.


___________________________

Hahahah.... Ketemu kertas ini pas kemarin beres-beres lemari. Ini tugas Matematika waktu kelas 3 SMA, disuruh oleh Bu ZeHa, guru Matematika yang killer tapi menyenangkan. Jaman itu, pas bikin tugas ini bayangin si doi. Yah, jadi beginilah jadinya isi suratnya. Hahaha.... Tapi kenyataan tak seperti yang tertulis. Alhamdulillah, semua sudah berakhir.