Sunday, 22 March 2015

Pra-Samapta / Orientasi CPNS Kemenkumham Sumsel Angkatan 2014

Lapas Narkotika Klas III Palembang akan menjadi tempat kerjaku. Aku berhasil lulus tes Cpns Kemenkumham dan akan ditempatkan disana. Gak pernah kepikiran bakal balik lagi masuk lapas, setelah pengalamanku sebelumnya, Pengalaman pertama masuk penjara.

Ada 16 orang yang berhasil lulus Cpns Kemenkumham Sumsel 2014, 12 orang dari DIII untuk formasi penjaga keamanan di lapas, dan 4 orang S1 formasi penyuluh kemasyarakatan yang akan ditempatkan di bapas (balai pemasyarakatan). 5 cewek dan 11 cowok.

Tanggal 9-21 Maret 2015, kami menjalani pelatihan pra-samapta, semacam pengenalan lingkungan lapas dan latihan dasar. Dari Senin-Sabtu jam 8.00-16.30 (tapi faktanya, Maghrib baru pulang). Selama dua minggu itu penuh dengan kisah suka duka yang tak terlupakan.

Baris-berbaris, lari keliling lapangan, lari keliling kebon karet dan perkampungan sekitar lapas, sit up, push up, jumping jack, jalan jongkok, jalan merangkak, bending, dan berbagai jenis latihan fisik lainnya (baik dalam bentuk hukuman ataupun pemanasan), berjemur panas-panasan terik matahari sampe muka menghitam dan kulit belang. Lelah, badan, kaki, punggung pegel-pegel setiap hari.



Selain latihan fisik, ada juga materi penjelasan tentang lapas, kepegawaian, dll di dalam ruangan, yang terkadang bikin ngantuk. Dari lapangan (pakaian olahraga) pindah ke kelas (pakaian hitam-putih) atau sebaliknya, harus ganti baju buru-buru. Semua hal harus dilakukan dengan gesit dan cepat.



Ada juga hapalan lagu-lagu yang dinyanyikan untuk menambah semangat saat lari, tri dharma petugas pemasyarakatan, panca prasetya korpri, pembukaan uud, dan nama-nama plus gelar para pejabat dan pegawai di lapas.

Para senior atau instruktur disana ada yang ganteng (gini nih kalo gak jaga mata -__- hahaha), tegas, lucu, tapi ada juga yang songong, sok hebat, banyak omong, menyebalkan (bener-bener bikin dongkol, makan ati. Astaghfirullah, banyak nambah dosa ghibah orang -___- gak bisa jaga mulut).

Dan yang paling penting adalah teman-teman yang baik, kocak, kompak, dari yang sikapnya dewasa, konyol, genit, gokil, sampe yang mirip Afgan pun ada hahaha.




Malam Sabtu kemarin adalah acara penutupan dan "Pembaretan". Nyari baret tengah malam masuk dalam sel-sel napi kosong sendirian, cuma pake cahaya lilin kecil. Gak nyangka ternyata aku bisa berani disana. Yah ada sih rasa takut, tapi setidaknya aku bisa masuk tanpa nangis atau teriak-teriak ketakutan hahaha. Karena ada temen cewek yang sampe nangis ketakutan.

Setelah semua temen-temen dapet giliran nyari baret, lanjut acara siraman. Airnya bau karat -___- Dini hari (mungkin jam 3an) diguyur air, kebayang betapa dinginnya.... Dengkulku sampe gak berhenti bergetar karena menggigil.

Terakhir prosesi pemasangan baret. Ada rasa haru, bangga, dan rasa tangguh karena berhasil melewati semua latihan, hukuman, tes fisik, tes mental, dll yang telah dijalani dua minggu ini. Apalagi dengan seragam dan sepatu pdl yang bikin jadi tambah gagah. :')



Tapi pelatihan ini bukanlah akhir. Ini justru baru permulaan. Mulai harus siap menjadi petugas pemasyarakatan yg hebat. Hari Senin besok mulai magang sampai ada SK dan resmi jadi Cpns (dan dapet gaji) hahaha. Masih semangat? SIAP SEMANGAT!!!