18 December 2013

Cerpen Anak : Boneka Baru yang Lebih Istimewa

Cerita Pendek || Kisah Boneka || Cerpen Anak-anak

Boneka Baru yang Lebih Istimewa


Di sebuah rumah sederhana, tinggallah sekawanan boneka yang dimiliki oleh seorang gadis kecil bernama Putri. Boneka-boneka itu sebagai hadiah ulang tahunnya dari para keluarga beberapa tahun ini. Para boneka selalu menjadi teman bermain pemiliknya. Bahkan mereka semua diberi nama. Ada sembilan boneka, yaitu sepasang kelinci pink kecil bernama Racii dan Ticii, bebek kuning bernama Ducii, dua lebah merah dan pink bernama Acii dan Icii, sapi hitam putih bernama Cowcii, bocah kecil bernama Sincii, dan dua kitty merah dan pink bernama Yucii dan Kacii.

Putri selalu memainkan mereka bersama-sama. Para boneka riang gembira bersama-sama. Kemudian ada boneka baru, Kelinci pink yang lumayan besar. Ia diberi nama Randa, berbeda dengan nama-nama boneka sebelumnya yang semuanya berakhiran -cii.



Awalnya para boneka sangat senang menyambut boneka baru karena teman mereka bertambah. Namun perlahan mereka berubah sikap dengan Randa karena ia lebih istimewa. Randa bukan hadiah ulang tahun dari orang tua Putri, tapi hadiah juara pertama dalam lomba menyanyi di sekolah yang dimenangkan Putri. Karena itu hasil usaha Putri, jadi ia lebih menyayanginya. Bahkan setiap malam Putri selalu membawa Randa tidur bersama, sedangkan yang lain hanya di dalam lemari.

03 December 2013

20 Tahun

3 Desember 1993. Hari Jumat di siang hari dua puluh tahun silam, aku terlahir ke dunia ini. Tangisanku mengawali hidupku dan tangis bahagia mereka yang telah menantikanku. Ya, mereka keluargaku. Kebahagiaan mereka menyambut anggota keluarga baru. Lalu aku diberi nama, nama terindah. Tiara Dwinanda. Ya, karena aku anak kedua. Kakakku sudah lahir lebih dahulu setahun sebelum aku.

Kedua orang tuaku merawat aku dan kakakku. Dua bayi kecil. Dengan keringat dan kasih sayang mereka. Walau keadaan ekonomi sulit, untuk anak selalu nomor satu. Hingga sekarang aku telah dewasa, kasih sayang mereka tak henti tecurah. Dengan ikhlas, tanpa harap balasan.

Kini usiaku yang telah menginjak 20 tahun. Umur yang tak dapat lagi dibilang kecil. Aku tlah memasuki pintu kedewasaan. Hidup yang akan lebih keras, harus bisa lebih berjuang. Akan menjadi apa aku kelak, bahkan aku tak tahu. Bagaimana hidupku, bergantung pada tanganku.

Ya Allah, telah 20 tahun aku menjalani usia pemberian-Mu. Masih berapakah lagi sisa waktuku. Begitu banyak waktu yang telah kusia-siakan. Aku masih sering melupakan-Mu. Ampuni hamba Ya Allah. Ampuni dosa-dosa dan kekhilafan hamba di masa lampau. Berkahi umur hamba selanjutnya Ya Allah.

23 November 2013

Joget Pahang Tari Melayu


Tarian Melayu Joget Pahang ngambil nilai pelajaran kesenian kelas 2 SMA. Yang di depan Vidia dan Levana sedangkan aku di belakang dengan Dira. Padahal cuma buat ngambilnilai di kelas, bukannya tampil di panggung, tapi gurunya nyuruh mesti pake pakaian melayu. Yah jadinya kita sewa kostum tari. Pake duit sendiri pula waktu itu, ortu kagak ngasih. Tapi hasilnya memuaskan sih, nilai kita juga bagus. Hahah...