Sunday, 24 April 2016

Cerpen Fiksi : Pelangi & Rubik (3)

Hai Rubik, senangnya aku bisa cepat kembali lagi. Bahkan begitu awal. Pagi. Yeay. ^_^ Rasanya banyak yang nampak senang pagi ini. Aku jadi semakin bersemangat.

Hari ini aku pasti bisa menyelesaikan semua warnamu. Aku sudah berhasil di lapisan pertama. Tunggu saja, sebentar lagi juga akan kuselesaikan lapisan kedua dan ketiga. Tak perlu bantuan yang lain. Kau akan memberi hadiah apa jika aku berhasil? Haha.

Ngomong-ngomong, apa kata yang kau coret itu. Aku penasaran. Sepertinya kata "merindukanmu". Haha. Apa kau bercanda? Sepertinya aku saja yang salah membacanya. Menulislah dengan benar. Kau sudah membuatku bingung karena warnamu. Jangan tambah lagi dengan tulisanmu yang juga membingungkan. Haha.

Berharap aku bisa bertahan lama di atas sini. Semoga hujan dan matahari berbaik hati membantu. Andai kau juga bisa membantu. Tapi mengatur warnamu sendiri saja sulit, apalagi mengurus warna-warniku. Haha.

Sahabatmu, Sahabat Si Rumit
-Pelangi-

Hei kau seharusnya merubah namamu menjadi Rumit, bukan Rubik. Haha...