Monday, 18 April 2016

Puisi : Air mata di balik tawa

Begitu banyak air mata tersembunyi
Di balik tawa setiap hari
Senyum ceria yang selalu dibagi
Tak mampu mengobati kala sendiri
Ternyata waktu belum mampu menghapus
Memori yang kian menumpuk
Hanya tangis yang menemani
Menghabiskan waktu meratap perih
Biarlah tiada yang tau
Biarlah hanya tawa yang nampak selalu
Meski mungkin tampak menipu
Karna tak mampu menyembunyikan lagi
Airmata ini
Janganlah air mata ini nampak
Tak perlulah mereka melihat
Biarlah tawa ini menutup sendu
Biarlah nampak riang selalu